anime / film / Resensi

Kotonoha no Niwa (The Garden of Words)

A faint clap of thunder
Clouded skies, perhaps rain comes
Will you stay here with me?

Pertama kenal dengan karya Makoto Shinkai tentunya lewat 5 Centimeters per Second. Setelah itu, jadi jatuh cinta banget sama Byosoku 5 Centimeters (5 Centimeters per Second). Kemudian dengar kabar-kabar kalau Makoto Shinkai bikin film lagi, judulnya Kotonoha no Niwa (Garden of Words). Film berdurasi 46 menit ini baru diliris sekitar bulan Mei lalu.

Kotonoha no Niwa masih menonjolkan keindahan visual. Pertama kali nonton nggak peduli deh si karakternya ngomong apa, mata gue udah lurus ke layar. Mengamati setiap detail, daun yang bergoyang, air hujan yang jatuh, langit yang berubah warna, lampu yang kerlap-kerlip di atas gedung, sampai kereta yang berseliweran. Kalau di 5 Centimeters per Second, gue ngerasa banyak sekali warna merah jambu, kali ini sesuai judulnya, Garden of Words ini banyak nuansa hijaunya.

Bercerita tentang Takao Akizuki, remaja 15 tahun, yang sering membolos ketika hujan turun ke sebuah taman. Pada suatu hari, Takao bertemu dengan seorang perempuan yang berpakaian rapi seperti orang kantoran sedang duduk di gazebo sambil minum bir dan makan cokelat. Bukan sekali dua kali Takao ketemu, tetapi setiap kali datang ke sana Takao ketemu si cewek itu.

Takao ini suka sekali mendesain dan membuat sepatu. Dia punya cita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah desain sepatu gitu. Karena biayanya mahal Takao pun membagi waktunya untuk kerja paruh waktu. Perempuan ini setiap kali datang pakai sepatu yang berbeda-beda dan menginspirasi Takao untuk mendesain sepatu. Lama-lama mereka berdua deket. Ketika tahu kalau Takao suka mendesain sepatu, cewek ini ngasih buku tentang desain sepatu gitu ke Takao. Ketika ketemu lagi, Takao bilang sedang bikin sepatu dan ingin bikin untuk cewek itu.

Di sini, Takao sadar kalau dia pengin setiap pagi hujan turun, biar punya alasan untuk datang ke taman itu.

Tapi, apa daya, musim semi pun berganti musim panas. Hujan berhenti turun dan Takao nggak punya alasan untuk datang ke taman itu lagi.

Tak disangka, suatu hari Takao ketemu dengan cewek itu. Ternyata cewek itu adalah salah satu guru di sekolahnya, Yukari Yukino. Yukari mengundurkan diri dari sekolah karena ada masalah dengan anak kelas tiga. Anak kelas tiga itu menyebarkan gosip yang nggak-nggak ke Yukari yang sampai kedengeran ke orang tuanya.

Takao yang tahu tentang hal itu kemudian ngedatengin si anak kelas tiga untuk bikin perhitungan. Tapi malah Takao yang dihajar. Setelah itu, Takao pergi ke taman dan ketemu Yukari. Takao nemuin jawaban dari Tanka yang waktu itu diucapin Yukari di pertemuan pertama mereka. Habis itu, tiba-tiba hujan deras. Kehujanan dan kedinginan, Yukari ngajak Takao ke apartemennya. Di situ, Takao ngaku kalau dia suka dengan Yukari. Tetapi, Yukari dengan sopan mengingatkan kalau dia adalah gurunya dan memberitahu Takao bahwa dia mau pindah ke luar kota untuk hidup sendiri.

Kecewa karena ditolak, Takao pun pergi. Menyadari kesalahannya Yukari ngejer Takao keluar. Ketika ketemu di tangga apartemen, Yukari meluk Takao dan nangis senangis-nangisnya. Dia bilang selama ini takut pergi ke sekolah dan Takao-lah yang bikin dia berani.

Di akhir film, diceritakan kalau keduanya hidup sendiri-sendiri. Takao berhasil menyelesaikan sepatunya dan suatu hari bertekad menemukan Yukari.

Gue nggak akan ragu untuk bilang, Kotonoha no Niwa ini adalah film yang indah banget. Banget. Hujan aja jadi jurus ampuh untuk mellow, apalagi dengan ditambah grafik yang bagus dan cantik banget? Bengong dan melongo deh jadinya. Nonton sekali-dua kali nggak akan cukup.

Terlebih ditambah dengan soundtrack-nya yang baguuus banget. Iringan piano yang mengiringi hujan, menjadi latar belakang obrolan yang sendu, bikin terngiang-ngiang terus bahkan sampai udah selesai nontonnya. Rasa-rasanya soundtrack-nya ini juga menjadi salah satu alasan untuk nonton lagi, lagi, dan lagi.

Ceritanya sendiri sederhana. Bukan sesuatu yang bikin jleb. Tapi ceritanya itu sesuatu yang bikin benak gue hangat. Meski nggak berakhir dengan kebersamaan Takao dan Yukari, ada rasa penerimaan ketika melihat hal itu terjadi. Itulah hidup. Realita. Nggak semua cinta bisa bersama. Akan tetapi, harapan akan selalu ada.

Harapan, itulah yang ingin disampaikan dalam film ini. Takao yang berharap bisa menjadikan hobinya sebagai kariernya. Yukari yang berharap hidupnya bisa kembali normal. Seperti hujan yang berganti dengan langit cerah lagi.

Ngeliat grafik di film ini kayak candu. Daun-daun yang bergoyang, rintik air yang menimpa lantai, suara hujan yang berulang-ulang, semuanya bikin pengin dan pengin lagi. Di film ini kerasa suasana yang didapet ketika nonton Byosoku 5 Centimeters. Jadi, kayak nostalgia sekaligus datang ke tempat yang baru.

Pokoknya, film ini gue rekomendasikan banget!

Bogor, 19/06/13

A faint clap of thunder

Even if the rain comes not,

I will stay here, together with you

Trailer Kotonoha no Niwa:

5 thoughts on “Kotonoha no Niwa (The Garden of Words)

  1. agak kaget juga nemu ini di inbox email hasil subscribe-an, hehe. saya sudah melihat filmnya, dan… yup! tamannya indah banget. ceritanya nggak semenyentuh byousoku 5 cm, tapi tamannya indah.
    sependapat banget dengan kalimat “Pertama kali nonton nggak peduli deh si karakternya ngomong apa, mata gue udah lurus ke layar. ”

    hum, maaf sebelumnya, saya memang tidak sering-sering amat berkunjung ke sini, tapi tahun-tahun kemarin saya masih sering baca-baca dan meninggalkan komentar, sebelum ganti uname.
    jadi, salam kenal๐Ÿ™‚

    • Halo Icha, maaf ya baru balas komentarnya. Baru buka blog lagi.๐Ÿ™‚
      Aku pribadi lebih suka Kotonoha no Niwa, mungkin karena hujan dekat ya dengan kita yg tinggal di negara tropis. Kalau Byosoku 5 Cm kan sakura dan salju, agak-agak susah gitu dirasain.๐Ÿ˜€
      Salam kenal juga, Icha.๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s