buku / Resensi

Fangirl

I’m a fangirl. Dari sejak gue SMP sampai sekarang gue sungguh bangga mendeklarasikan diri sebagai FANGIRL! Dari jaman MIKE SHINODA muda sekitar 11 tahun lalu, sampai sekarang dia beranak dua, dan akhirnya gue mendarat pada masa kejayaan BENEDICT CUMBERBATCH. Sekarang, gue kenal Levi, bukan siapa-siapa, cuma barista Starbucks di seberang kampus.

Karena sudah makan asam garam dunia per-fangirl-an. Termasuk gue punya tumblr, nulis fanfiksi di fanfiction.net, gue punya akun khusus di twitter yang isinya cuma untuk follow bahan-bahan fangirling, berburu buku-buku berbau Cumberbatch, ketemu langsung sama Mike Shinoda, semua… semua udah gue jalanin.

Waktu itu gue nggak sengaja sedang browsing novelnya Rainbow Rowell yang judulnya Eleanor & Park, ketika gue nemuin dia nulis novel lain (yang baru akan rilis 10 September ini) berjudul FANGIRL. Oh my, gue langsung masukin judul tersebut ke list paling atas belanjaan gue bulan September. Tetapi, beruntung banget gue bisa baca buku tersebut sebelum rilis. Salah satu temen yang kerja di penerbit, minta gue untuk ngereviewin buku tersebut. Jadinya, gue baca duluan deh! Hanya saja, karena bukunya belum rilis, gue nggak akan spoiler ya. *janji*

Fangirl adalah cerita tentang Cath. Ia penggemar berat Simon Snow, karakter utama dari seri Sinon Snow yang ditulis Gemma T. Leslie. Cath nulis fanfiksi tentang Simon Snow, Carry On, yang populer banget di internet. Cath ini baru aja masuk kuliah, harus tinggal di asrama sementara saudara kembarnya, si Wren, nggak mau sekamar lagi dengan dia. Di kampus, profesor kelas fiction-writing Cath nggak suka dengan fanfiksi dan menuduh salah satu tulisan Cath sebagai hasil plagiat.

Dan… seterusnya bisa dibaca di FANGIRL yang terbit tanggal 10 September nanti.

Gue ngerasa cerita ini gue banget. Entahlah. Mungkin karena kepribadian karakternya yang introvert, loner, males bergaul sama orang baru–rada-rada mirip sama gue. Atau mungkin karena banyak event di dalem sana yang terasa deket banget sama hidup gue pribadi.

Ceritanya juga hangat dan manis, khas Rainbow Rowell. Dengan dialog-dialog yang ‘geek’ banget. Serta kehidupan fangirl yang terasa aktual. Bikin cerita ini hidup banget. Apalagi cerita ini juga membahas tentang menulis, makanya gue suka banget. Kalau sudah baca Eleanor & Park sih, wajib banget baca buku ini.

Gue nggak tahu mau ngereview apa lagi, soalnya bukunya belum terbit, jadi menghindari spoiler banget. Gue sih suka banget buku ini, salah satu yang paling oke yang gue baca tahun ini. Pun, gue cinta mati banget sama karakter Levi yang…. ahh… pokoknya baca aja deh nanti.

Kalau penasaran, ini ada excerpt dari bab-bab awal ‘Fangirl’ yang bisa dibaca di sini.

Bogor, 05/09/13

2 thoughts on “Fangirl

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s