buku / Resensi

Selamat Datang Cinta

2013-10-07 16.58.39

Gara-gara si Iif lagi baca Selamat Datang Cinta dan ngajak diskusi, akhirnya gue ikutanlah baca lagi buku ini. Selamat Datang Cinta adalah karya perdana Odet Rachmawati. Gue sempat sering ngobrol sama dia. Senang juga akhirnya karyanya Odet bisa terbit sendiri.๐Ÿ™‚

Selamat Datang Cinta diterbitkan oleh GagasMedia bulan September 2013. Gue tertarik beli karena selain ditulis oleh Odet, juga kovernya yang manis banget. Kayaknya GagasMedia lagi bikin gebrakan baru dengan bikin kover ala-ala novel luar gini. Fresh sih. Tapi, gue tetap lebih suka kover-kover ilustrasi yang terasa orisinil dan Gagas banget!

Novel cinta ini berkisah tentang Alona dan Bastian. Alona yang sedang move on dari kekasih lama yang meninggalkannya, Galih. Sementara Bastian sedang bermasalah dengan keluarganya. Alona dan Bastian bersahabat. Akhirnya, Alona menampung Bastian di rumahnya untuk sementara sampai masalahnya selesai.ย 

Kedua orang tua Bastian, akhirnya menjemput cowok itu. Si ibunya juga memberitahu Bastian siapa orang tuanya yang sebenarnya. Ayahnya juga meminta maaf karena selama ini udah kasar. Masalah antara mereka pun selesai.

Bastian tetap berkeras tinggal di rumah Alona. Hingga akhirnya, Bastian mengakui kalau dirinya mencintai Alona dan ingin selamanya pulang ke hati dan rumah Alona.

Kisah Alona ini mengambil latar di Yogyakarta, salah satu kota favorit gue. Sayangnya lokasi-lokasi di dalam ceritanya banyak yang nggak gue tahu sih. Hihihi…

Di Selamat Datang Cinta ini kerasa banget jago narasinya Odet. Kadang selembar penuh isinya narasi aja, sampai lupa ngedeskripsiin ini dan itu. Narasi yang diberikan memang membuat pembaca tahu apa yang dipikirkan si karakter, tetapi kurangnya deksripsi bikin tahu aja, tetapi nggak ikut merasakan. Itu yang terjadi sama gue ketika membaca buku ini.

Kata-kata yang digunakan Odet dalam kalimatnya cenderung manis dan mendayu-dayu. Cuma ada beberapa bagian yang terasa kayak penjelasan berlebihan, contohnya waktu ngejelasin bedanya pola komunikasi desa dan kota.

Agak gue cermati juga bagian-bagian Bastian dan Galih yang kadang terasa kurang cowok. Bukan bagian dialog sama Alona. Tapi, bahasa kalbu Bastian, termasuk juga surat Galih, masih terasa mendayu-dayu banget. Gue nggak ingin sok tahu cowok itu sebenarnya gimana, tetapi nggak ada rasa bedanya dengan Alona sendiri ketika menceritakan dirinya.

Dari keseluruhan cerita, gue malah nangkap Bastian ini memang kekanak-kanakan dan wajar kalau bokapnya marah banget. Gue tahu ini karena ibunya manjain banget, bahkan ketika bokapnya dan Bastian ngomong berdua ibunya ikut nimbrung. Astaga, Bastian ini udah 23 tahun. Udah gede! Detail-detail tentang kelakuan Bastian yang kurang baik, juga nggak bikin dia tambah keren, justru makin nyebelin aja.

Alasan Galih pergi dari Alona juga rasanya ada yang kurang sregย di gue. Alona udah tiga tahun berhubungan dengan Galih serta sudah dekat sekali dengan keluarga Galih. Gue rasa Alona harusnya nggak semudah itu melepaskan Galih hanya karena alasan mantan balik lagi. Galih diceritakan berubah jadi lebih baik setelah bertemu Alona, kalau begitu Alona harusnya adalah sosok yang lebih mengenal Galih lebih baik dibanding Galih sendiri. Perubahan sikap tiba-tiba mestinya dicurigai dong sama Alona. Terlebih Alona dekat dengan kakak dan ibu Galih, kenapa nggak nanya apa yang sebenarnya terjadi? Sikap Alona ya keras dan nggak pantang menyerah juga mestinya jadi dasar untuk nggak melepaskan Galih begitu aja.

Di bagian terakhir juga, narasi yang tadinya POV pertama, kemudian di dua kalimat terakhir jadi POV tiga.๐Ÿ˜€

Novel berkover manis dan cantik ini cocok banget buat yang lagi kejebak friendzone sama sahabatnya atau sedang mencoba move on. Karena karakter-karakter di dalamnya juga berjuang dalam situasi yang sama.

Selamat atas novel pertamanya ya, Odet, dan ditunggu novel-novel selanjutnya!๐Ÿ˜€

Bogor, 27-10-13

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s