buku / Resensi

Aku Tahu Kamu Hantu

“Orang yang kamu kira ada, ternyata tidak.”

2013-10-30 19.51.12-1

Horor bukanlah genre bacaan gue. Bukan sama sekali. Kalau diminta pilih antara baca buku politik atau novel horor, mending gue baca buku politik deh. Tetapi, berhubung novel ‘Aku Tahu Kamu Hantu‘ karya Eve Shi ini jadi bacaan wajib karena Reight Book Club dapet arisan GagasMedia dan Bukune, akhirnya gue membacalah buku ini.

Awalnya, dari penuturan yang udah baca, buku ini cukup serem. Gue tambah penasaran dan seharian ini gue baca, alhamdulillah, gue masih baik-baik aja. Selama baca pun, gue baik-baik aja. Hehe… *ngelus dada* *dadanya benedict cumberbatch*

Sinopsis:

Aku di sini. 

Kamu bisa melihatku, tetapi kamu tidak bisa mendengarkanku.

Aku tahu kamu bingung, tetapi yakinlah… aku tidak pernah bermaksud jahat.

Aku hanya ingin meminta tolong, karena kamulah satu-satunya orang yang bisa memecahkan teka-teki ini.

Jika kamu melihatku lagi, tolong jangan berpaling.

Semoga kamu mengerti isyaratku.

Novel ‘Aku Tahu Kamu Hantu’ (iya judulnya ekplisit banget!) bercerita tentang Liv yang mendadak mendapat ‘penglihatan’ ke dunia lain–dunia makhluk halus. Pertama kali, ia melihat Chandra, tetangganya–anak kecil yang baru saja meninggal dunia. Kemudian, di sekolah ia mulai dihantui oleh Franz, teman satu sekolah yang kabarnya hilang.

Nggak ada yang tahu ke mana Franz hilang. Tetapi, Liv yakin Franz sudah meninggal. Akhirnya, Liv dengan kemampuan barunya pun melakukan pencarian jasad Franz. Liv dibantu dengan Kenita, teman sebangkunya. Akhirnya, menemukan di mana Franz berada. Tidak disangka-sangka pembunuh Franz adalah masih teman satu sekolah mereka juga.

1. First Impression

Suka banget dengan paduan warna di kovernya. Juga ilustrasi roskull (rose-skull) yang keren bangeeeet! Suka deh. Pokoknya kovernya juara. Judulnya eksplisit banget, yang langsung gue masukin daftar buku yang nggak mau gue baca. Tapi ya akhirnya baca juga. :’D

Pembatas bukunya juga keren. Pilu hati gue ketika nggak sengaja gue bikin lecek. Hiks. Begitu juga ilustrasinya–bagian paling horor dari buku ini: ilustrasinya. Bhihihi…

2.  How did you experience the book

Sebagian udah gue tulis di atas ya. Gue sih enjoy dengan buku ini. Karena memang jarang baca genre horor, cerita ini dengan unsur-unsur mistiknya bisa gue nikmati. Meski sampai akhir, gue bener-bener nggak terlalu takut dan akhirnya memberi label ‘ceritanya nggak seseram yang orang bilang’. Yah, mungkin karena gue bacanya siang-siang dan bisa juga karena gue nggak punya (dan nggak mau punya) kemampuan kayak Liv.

Cara nulisnya juga nyenengin. Remaja banget dan enak dibaca. Plotnya juga sederhana. Alurnya maju, jadi nggak sulit ngikutinnya sama sekali. Flash back-nya disajikan dengan rapi, nggak perlu tambahan scene sendiri, bikin cerita ini tambah enak dibaca. *jempo*

Karakternya, kalau untuk Liv sendiri gue bisa paham. Tetapi, pas di awal-awal karakternya banyak sekaliiiiiiii (buat gue segitu terasa banyak). Liv, Daniel, Marsya, Karin, Kenita, Inez, Saras, Franz, Bayu, Arwin, Stefan, Gilang, Chandra, Pak Sastro, Om Faisal, Ayah, Mama, Bu Isabel, Pak Zain, Pak Jawir, dan sampai akhir masih ada beberapa nama lagi. Hah! Dan banyak di antara karakter itu yang perannya minor, dialog dan kemunculannya satu scene dengan karakter minor yang lain. Jadi, gue mesti agak kerja keras mengidentifikasi karakter.

3. Characters

Gue cerita Liv aja ya. *melirik segambreng karakter di atas*

Karakter Liv ini remaja banget. Gue suka dengan keberanian dia. Meski dia melakukan hal positif, tetap di belakang ada ganjaran buat dia (ini oke banget!). Liv jelas banyak banget dapet pelajaran dari kejadian ini.

Favorit gue mungkin hubungan Liv dengan bokapnya. Dan ketika Liv nanya tentang Om Faisal (meski gue tahu alasan dia nanya itu apa). Nggak tahu ya, tapi bagian itu terasa personal dan bikin karakter Liv ini hidup banget.

4. Plot

Plotnya sederhana. Pemilihan momen-momennya tepat kok. Bikin enak dibaca. Alurnya juga pas. Di beberapa bab ada cliffhanger yang oke juga, tetapi tetep nggak bikin gue sereeeeem.

Gue baca buku ini tiga jam aja.

Cuma ada satu adegan yang mengganjal di gue *spoiler*, ketika  Liv dipergoki si pembunuh itu di rumah kosong, kenapa dia NGGAK TELEPON KENITA PADAHAL PEGANG HANDPHONE, EH MALAH SMS! Padahal nelepon bisa lebih cepet. Gue nggak pernah terjebak dalam situasi kayak gitu. Nggak ngerti gimana harus berpikir. Cuma gue gemes banget aja bagian itu.

Kemudian di akhir, ketika pembunuh akhirnya dapet balesan setimpal. Itu adegannya… ya mungkin memang gaib sih ya. Jadi, bisa-bisa aja. Itulah yang bikin gue nggak suka film/bacaan horor, ada hal-hal yang nggak bisa dijelaskan secara rasional. *sigh*

5. POV

Sudut pandang yang digunakan dalam cerita adalah orang ketiga (Liv).

6. Tema

Misteri. Horor misteri. Ya pokoknya itulah. Jelasnya sih, ini kisah mengungkap misteri pembunuhan Franz lewat kemampuan baru yang dimiliki Liv. Atau sebaliknya kali ya.

7. Quotes

“Orang yang kamu kira ada, ternyata tidak.” (halaman 55)

8. Ending

MEMUASKAN!

Semua karakter yang ada di cerita dapet ending. *jempol*

9. Pertanyaan

Apa ya?

10. Benefits

Novel ini jelas fresh banget buat gue yang nggak pernah baca horor! Novel ini juga ngasih gue peringatan bahwa yang begitu-begitu ada di sekitar kita dan hendaknya kita hidup saling menghormati dalam harmoni yang selaras, serasi, dan seimbang. #halah

Gue suka buku ini, bagi yang suka thriller hendaknya bacalah buku ini. Karena emang menegangkan dan lumayan menyeramkan. Gue harap Eve Shi bakal nulis buku begini lagi, atau mungkin thriller yang lain (non-misteri), huehehehe…

Bogor, 31-10-13

Salam,

Adit

One thought on “Aku Tahu Kamu Hantu

  1. Pingback: November Wrap-Up Post |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s