film / komik / Resensi

Star Trek Khan #3

1110_khan_03

Bagian ketiga dari Star Trek Khan #3 akhirnya rilis juga. Ini artinya udah setengah jalan dari lima volume yang dijadwalkan. Tinggal dua lagi dan pertanyaan-pertanyaan pun terjawab.

Di review-review sebelumnya gue udah cerita banyak tentang latar belakang komik ini. Jadi, di tulisan sekarang gue akan cerita langsung ke poin-poinnya aja. Awas ya, ada spoiler

Pada bagian kedua lalu, para Augments (manusia superior) akhirnya bisa menguasa dunia. Mereka membagi-bagi dunia jadi beberapa wilayah, Khan memimpin The Great Khanate yang meliputi Asia Tengah hingga perbatasan Eropa, sampai nanti dia meluaskan kekuasaan ke Asia Tenggara dan Australia-Pasifik.

Di bawah pimpinan Khan, The Great Khanate, jauh lebih makmur dibandingkan region-region yang lain. Khan menjadi pemimpin yang baik dan memikirkan orang-orang yang dipimpinnya. Sampai, karena sikap cueknya terhadap dunia luar, akhirnya bikin region lain mulai menyerang. Salah satunya adalah Maltuvis, teman sesama Augment. Tetapi, dengan mudah serangan itu dipatahkan oleh Khan dan dengan tangannya sendiri (serta cara khasnya) dia membunuh Maltuvis.

Ancaman tidak berakhir sampai di situ. Cina dan manusia-manusia yang tertindas (nggak sampai hati gue menyebut inferior), mulai mencari cara lain untuk melumpuhkan para augment. Ternyata cara yang mereka pilih adalah membuat virus yang menyebabkan DNA para augment melemah dan menyebabkan kematian. Banyak augment yang tumbang karena itu, sampai akhirnya serangan itu tiba di The Great Khanate. Khan dan pengikut-pengikutnya menyingkir hingga ke Australia–Botany Bay.

Di tempat itu, Khan dan 84 pengikutnya memutuskan untuk meninggalkan Bumi dengan U.S.S. Botany Bay.

khan 3

Khan, di istananya dengan latar bendera The Great Khanate

Gue suka bagian ketiga dari cerita ini. Kasih jempol deh ke Mike Johnson. Gue nggak akan ngeyeli lagi ceritanya, haha….

DNA superior dilawan dengan trik serupa itu twist yang keren. Iya, itu twist buat gue yang udah baca The Eugenics War. Karena itu jadi ngebedain cerita ini dengan versi originalnya. Sekarang cerita Star Trek Khan ini lebih kerasa realistis dan bisa dicerna oleh gue.

Yang bikin agak mengernyitkan dahi adalah character development Khan. Waktu di fasilitas, dia sama sekali nggak kelihatan kayak seorang pemimpin yang baik. Lebih kayak anak ambisius yang haus kekuatan dan butuh pengakuan dari orang lain. Mirip-mirip kayak karakter Tom Marvolo Riddle deh. Ketika memimpin The Great Khanate, dia dicintai rakyatnya, dihormati bawahan-bawahannya. Gue masih meraba-raba dari mana dia dapet sikap seperti itu.

Di sini juga diliatin kalau Khan itu seorang yang penuh perhitungan, percaya diri, dan lebih mementingkan pengikut-pengikutnya. Ada adegan ketika salah satu saudara augment mati di pelukan dia… dan dia nangis. Seketika, gue tahu dari mana air mata Khan waktu cerita tentang keluarganya saat di dalam penjara U.S.S. Enterprise (Star Trek Into Darkness).

Gue nggak sabar nunggu bagian keempatnya. Ada Admiral Marcus di kovernya, mungkin nanti di situ gue akan tahu bagaimana Khan bisa berubah ras dari seorang India jadi British kayak sekarang. Gue benar-benar pengin tahu itu. Serta, tempo hari ketika gue baca catatan dari Mike Johnson di StarTrek.com, diungkapkan ternyata timeline cerita ini adalah di antara Khan ditangkap Spock dan kemudian ditidurkan lagi dalam cryotube. Di volume lima, mungkin bakal dibeberkan alasan sebenarnya apa. Gue kira… pasti ada keringanan kenapa dia cuma ditidurkan, bukan hukuman yang lebih berat. Ya, dipikir aja berapa banyak orang yang mati pada peristiwa ledakan di Kelvin Memorial Archive dan sewaktu U.S.S. Vengeance jatuh di San Francisco. Haaaa… penasaran!

Kover Star Trek Khan #4, terbit bulan depan.

STARTREK2_Khan04_CovA

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s