komik / Resensi

The Sandman

Ini salah satu bacaan favorit gue tahun ini!

The Sandman adalah serangkaian seri komik–ada juga yang bilang novel grafis–dari Neil Gaiman yang terbit dari tahun 1989-1996. Dan gue ngabisin cuma dalam waktu sekitar seminggu aja. Hehe…

Kisahnya berkisar pada Dream/Morpheus yang berusaha membangun lagi dunianya, setelah tujuh puluh tahun disekap oleh seorang pesulap.

Iya, sih inti ceritanya memang gitu aja. Meski ternyata, nggak sesederhana itu juga apa yang terjadi di dalam komiknya. Karena pengembangan karakter Dream kerasa banget. Beberapa hal tentang masa lalu, tentang hal-hal yang harus dia selesaikan dengan membunuh dan akhirnya, dia harus nerima hukumannya.

Tetapi, yang menarik bukan hanya dari karakter Dream sih. Gue suka banget cerita-cerita tentang dunia mimpi punya Dream itu sendiri. Makhluk-makhluk ciptaannya. Gimana dia mengatur mimpi yang satu ke mimpi yang lain. Haha… seru!

Gue suka keluarga Dream, The Endless, yang terdiri atas Destiny, Death, Dream, Destruction, Desire, Despair, dan Delirium (dulunya Delight). Kalau mereka udah kumpul tuh, gue semangat banget bacanya.

Death – Destiny – Dream – Destruction- Desire bawah: Despair – Delirium

The Sandman ini terdiri dari 75 issue, yang terbagi atas sepuluh volume. Harus baca semuanya sih kalau memang suka. Juga, ada cerita-cerita spin-off di luar itu, termasuk dua volume tambahan The Sandman, yaitu The Dream Hunter (novella yang digarap bareng artis Jepang) dan The Endless Night (cerita tentang keluarga Dream).

Volume favorit gue adalah The Kindly Ones-The Wake. Karena ceritanya angst dan bittersweet kali ya. Gue sampai berkaca-kaca bacanya ketika adegan Death jemput Dream. Itu… hiks… sedih aja.

Selain itu, gue juga suka The Brief Lives dan The Season of Mists. The Brief Lives bercerita tentang Delirium dan Dream yang nyari Destruction. Sementara The Season of Mists, berkisah tentang Dream yang berusaha mengeluarkan Nada dari neraka. Tetapi, justru Lucifer melakukan hal yang sama sekali nggak terpikir sama gue. Itu twist yang oke banget deh. Haha…

Kalau suka cerita-cerita fantasi Neil Gaiman, gue rasa bakal suka deh novel grafis ini. Banyak juga karakter-karakter mitologinya, kayak Loki, Odin, Thor, Bast, dll. Novel grafis ini ditujukan buat pembaca dewasa sih, karena banyak adegan telanjang/seks, serta grafis kekerasan yang cukup eksplisit.

Komik ini nggak diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Kalau tertarik bisa beli di toko buku impor, kayak Kinokuniya atau Periplus, pervolume harganya di atas 230ribuan.

Btw, The Sandman ini akan segera difilmkan. Produsernya Joseph Gordon-Levitt dan David Goyer. Gue harap mereka ngekasting Benedict Cumberbatch sih sebagai Dream. Dia udah sempurna banget sebagai Dream. Hoahahaha… ya meski BC udah di mana-mana sekarang, tetapi cuma dia yang pantas jadi Dream! Ha!

Dan… ini kutipan paling favorit gue dari The Sandman. Bukan dari Dream, justru dari saudarinya sendiri, Desire.

tumblr_m9gbnuCbPy1qempsqo1_1280

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s