Resensi / Serial

Breaking Bad Season 1

Season_1_AMC_Poster

Gue bisa dibilang telat banget baru mulai nonton serial ini sekarang. Breaking Bad baru aja selesai tahun lalu setelah melewati lima musim tayang yang sukses. Banyak yang bilang BB adalah salah satu serial TV terbaik. Jadi, kepingin ngebuktiin itu gitu loh.

Kreator dari serial ini adalah Vince Gilligan. Ditayangkan di AMC sejak tahun 2008 sampai 2013. Cuma gue akan ngereview perseason aja, bukan keseluruhan yang udah selesai. Dimulai dari musim tayang pertama yang terdiri dari tujuh episode dan baru aja gue selesaiin nontonnya.

Breaking Bad menceritakan seorang guru kimia SMA yang terkena kanker dan berakhir menjadi pembuat methamphetamine demi menyimpan uang untuk keluarganya. Premisnya gitu aja sih. Jadi memang serial ini cerita tentang perubahan orang yang biasa-biasa aja jadi luar biasa–boleh bilang begitu kan? Soalnya baik-jahat terlalu kabur batasnya saat ada alasan kuat, terutama keluarga.

Di season pertama ini, masih agak slow sih ceritanya. Malah lebih kayak sit-com. Belum gereget banget. Lebih nyeritain latar belakang karakter-karakternya dan pengenalan ke dunia gelap #eeaaa–maksudnya dunia jualan obat-obatan begitu deh.

Walter White (Bryan Cranston) dibantu oleh mantan muridnya Jesse Pinkman (Aaron Paul) dalam menjalankan bisnis methamphetamine. Sebenernya di season satu ini belum beneran serius berbisnis sih. Baru setelah Walt diminta untuk kemoterapi dan biayanya membengka, dia beneran mulai serius bikin methamphetamine.

Mereka berdua nggak sengaja ketemu ketika Walt ikut saudara iparnya, Hank yang polisi ke penggerebekan sebuah tempat pembuatan obat gitu. Nah setelah itu mereka berhubungan lagi deh. Mulailah untuk kali pertama, Walt bikin methamphetamine dan hasilnya luar biasa.

Tapi sayangnya, usaha pertama mereka itu nggak berjalan mulus. Mantan partner Jesse, Emilio, bersama saudaranya, Krazy 8, nyari Jesse. Akhirnya, harus ada korban dong di antara mereka. Ini salah satu adegan demenan gue, waktu Jesse ngehancurin mayat si Emilio pakai hydrofluoric acid. Mereka, Walt dan Jesse, sempet pisah eh nggak kerja bareng setelah kematian Emilio dan Krazy 8 itu.

Akan tetapi, masalah keluarga, sebenernya lebih ke finansial dan penyakit Walt akhirnya bikin dia balik lagi. Dia harus ngelakuin itu demi istrinya, Skyler, yang sedang hamil dan anaknya. Meskipun, dia harus melawan hukum kan karena Hank, saudaranya itu polisi.

Ya ceritanya di musim pertama kayak gitu sih. Drama keluarga banget. Tapi gue rasa itu yang bikin cerita ini kebelakangnya jadi kuat dan favorit dari banyak orang. Salah satu teman gue bilang kalau musim pertama ini memang belum panas, tapi nanti ada hal yang bikin nggak bisa lepas dari serial ini gitu deh. Hmm… nanti gue akan buktikan sendiri. :p

Breaking-Bad-Season-1-Wallpaper-breaking-bad-31835676-1280-1024

Jesse dan Walt

Karena memang musim pertama ini based-on character banget, jadinya memang penggambaran karakter-karakternya bagus sekali. Hampir semuanya dapet porsi ya pas, Walt, Skyler, Walt Jr, Jesse, Hank, dan Marie. Favorit gue, entah kenapa adalah Marie yang saudara kandung dari Skyler. Marie ini cantik, kadang nyebelin, tapi kleptomania. Awalnya gue sebel karena ngerasa ini karakter paling too good to be true dari semuanya, ternyata gue malah jadi simpati sejak dia kepergok klepto sama Skyler sendiri. Padahal, suami Marie ini kan polisi.

Hubungan antar karakter juga manis dan hangat. Nggak jahat-jahat gitu deh. Saling peduli satu sama lain. Bahkan Hank dan Marie itu care banget sama keluarga White. Gue kadang-kadang masih suka heran kalau ada serial/film US yang ngegambarin begini, biasanya kan karakter-karakternya itu egois dan selfish, bahkan sama keluarga sendiri. Tapi itu yang gue suka.

Karakter Walt sebagai titik utama cerita juga diperanin apik banget sama Bryan Cranston. Meski karakternya agak stereotype ya. Pria jenius yang kemudian cuma jadi guru di sekolah biasa, sementara teman-temannya sukses dengan jadi dosen di universitas, bikin perusahaan. Pria cerdas yang pendiam dan penyendiri, nggak mudah bergaul, dan nggak bisa ngajari orang lain buat tertarik dengan subjek yang dia ajar. Karena semua murid di kelas dia kelihatan males setiap kali. Namun, ini juga yang pengin gue lihat nanti… apakah dia masih jadi guru yang ngebosenin atau dengan perubahan yang didapatnya berefek juga ke metode ngajar. Di akhir musim pertama ini sih dia udah cuti ngajar untuk kemoterapi.

Meski karakternya standar, Walt nggak digambarin sebagai manusia yang baik banget. Banyak hal yang bikin dia bimbang di sini. Terutama ketika dia harus bunuh Krazy-8, tapi nggak tega. Dia malah sempat bangun hubungan sama orang itu, sampai akhirnya Walt tahu kalau dia nggak bisa percaya dan akhirnya ngebunuh juga. Itu bikin dia terpukul banget. Belum lagi waktu dia ngebakar mobil orang yang dia jengkelin banget. Paling bikin miris sih ketika dia ngebiarin office boy di sekolah ditangkap karena perbuatan yang dilakukannya.

Di serial ini karakter-karakter perempuannya juga cukup dapet bagian dan sebagai salah satu decision-maker juga. Bukan cuma hiasan. Gue nggak tahu kenapa harus ngomentarin bagian ini, karena akhir-akhir ini posisi perempuan dalam serial yang didominasi cowok memang suka dijadiin hiasan doang sih ya.

Serial ini adalah cerita tentang perubahan, pergeseran paradigma, dan leburnya batas benar-tidaknya sesuatu. Tapi ya hidup begitu, nggak hitam putih. Gue nggak bisa benci Walt karena dia ngelakuin itu semua untuk keluarganya, demi istrinya, demi anaknya. Justru Walt malah bikin simpati penonton. Dia seharusnya jadi orang baik, dia seharusnya nggak harus ngelakuin itu kalau aja mau nurunin egonya dan nerima bantuan dari orang-orang. Namun, Walt, yang egonya tinggi nggak mau merepotkan orang lain. Dan itu yang bikin cerita ini jadi menarik.

Ini rasanya salah satu serial, yang kalau kamu punya waktu dan tertarik ngelihat perkembangan karakter, harus ditonton. Karena seluruh ceritanya udah selesai, jadi kan nggak perlu gereget untuk nunggu tiap minggu.

Ada satu hal yang membekas banget di pikiran gue selama nonton: gue nyesel kenapa dulu nggak belajar Kimia dengan sungguh-sungguh! Siapa tahu… ah, karena ternyata banyak aplikasi dasar dan mudah dari pelajaran kimia buat kehidupan sehari-hari hih!😀

4 thoughts on “Breaking Bad Season 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s