film / Resensi

The Lincoln Lawyer

lincoln lawyer poster

Gue suka legal-thriller kayak gini. Buat gue profesi pengacara itu menarik, apalagi kalau karakternya udah abu-abu. Ada satu film bertema serupa yang berkesan banget, judulnya Michael Clayton (George Clooney, 2007). Meski suka tema begini, gue nggak terlalu ngikutin film atau buku-buku setema.

Film ini diangkat dari novel best seller, The Lincoln Lawyer yang ditulis oleh Michael Connelly. Gue sendiri belum pernah baca bukunya sih. Mungkin habis ini bakal coba baca karena ada Matthew McConaughey nangkring di kovernya. Hehe.

Kisahnya tentang Mickey Haller (Matthew McConaughey), seorang pengacara yang ke mana-mana naik mobil Lincoln klasik. Ganteng, gagah, muda, gaya, dan kharismatik, begitulah si Mick. Pada suatu hari ia diminta untuk menangani kasus yang melibatkan Louis Roulet (Ryan Phillippe). Pemuda itu dituduh melakukan kekerasan terhadap Regina Campo, seorang pelacur. Kepada Mick, Roulet mengaku bukan pelakunya. Dia memang pergi ke apartemen Regina, tetapi justru ia yang dihajar sampai pingsan dan seseorang menaruh darah di tangan kirinya.

Mick mengajak relasinya, Frank Levin, untuk menyelidiki kasus tersebut. Ketika mendapatkan titik terang, Mick menangkap kejanggalan dari pengakuan Roulet. Berkat bukti pisau yang ditemukan di tempat kejadian, membuat Mick yakin kalau Roulet adalah pelakunya. Namun, Roulet terus membantah dan meminta Mick untuk membelanya hingga bebas. Mick pun marah karena Roulet sudah membohonginya.

Mick mencoba mencari petunjuk lain. Ia teringat kasus lamanya, tentang seorang pelacur yang perkosa dan dibunuh. Ternyata pada waktu itu Roulet juga terlibat, tetapi bisa bebas. Akhirnya, dengan bukti itu, ia menghubungi Frank Levin dan bersama-sama menyelidiki. Ketika makin terang, malah Frank Levin dibunuh.

Akhirnya, dengan kecerdasan dan kecerdikan Mick, ia berhasil membebaskan Roulet dari tuduhannya, namun juga sekaligus membuktikan kalau dulu Rouletlah yang membunuh pelacur itu. Sayangnya, usaha Mick tidak mulus begitu saja. Roulet kembali bisa bebas dan sekarang keluarga Mick terancam. Lagi-lagi, dengan bantuan kenalan-kenalan Mick, ia bisa membereskan itu semua.

Sebenarnya ada beberapa subplot lagi dalam cerita ini. Tapi kalau gue beberkan semuanya jadi nggak seru kan ya.

lincoln

Si ganteng McConaughey

Gue suka cerita ini. Terutama karena temponya cepat dan McConaughey yang kharismatik banget. Tempo cepatnya memang agak susah bikin berpaling, sebab sedikit aja nggak fokus ada sesuatu yang ketinggalan. Hal itu mungkin menyenangkan buat gue. Tetapi, kalau memang suka nonton dengan tempo cepat, akhirnya bakal jadi membosankan karena terlalu banyak yang kelewat.

Dialog-dialognya sendiri nggak sulit diikuti. Salah satu pertimbangan gue memilih dan ngikutin legal thriller adalah seberapa banyak dan seberapa sulit tingkat omongannya. Soalnya biasanya pengacara gitu kan ngomongnya banyak. Tapi, gue suka Mick di sini. Gue nggak bisa bandingin sama profesi lawyer beneran apakah sekeren itu atau nggak. Hanya saja, kesan itulah yang tertinggal di gue: Mick keren banget. Rasanya sih kekerenan Mick banyak yang memang bawaan dari McConaughey sendiri. Dia oke. Sungguh, dia oke banget di sini. Kayak ngeliat cikal bakal Rust Cohle deh. Haha.

Dari karakter-karakternya, ada hubungan yang gue suka di sini, Mick dan Maggie. Gue nggak tahu apakah Mick udah bercerai dengan Maggie atau cuma hidup terpisah. Tapi, gue suka gimana hubungan mereka digambarin, sama-sama pengacara, sama-sama care satu sama lain, tetapi nggak bisa hidup serumah. Suka deh. Mick aja masih sayang banget sama anak mereka. Unyu deh.

Gue suka karakter Mick yang juga nggak digambarkan hitam putih. Dia ngewakilin para geng motor. Pokoknya sebenarnya dia nggak baik gitu, tapi itu nggak terlalu digambarkan dalam cerita. Cuma memang kentara kok kalau dia manipulatif banget. Selain dapet dari dialog, juga dari ekspresinya McConaughey yang gitu lho. Beneran.

Dari sisi cerita, gue ngerasa ini cukup rapi kok. Sebab akibatnya dituturkan secara jelas. Meski karakternya rada banyak dan nggak kena semua dalam dua jam nonton. Mungkin yang udah baca bukunya lebih gampang nyambung dengan karakter-karakternya. Btw, ada Mr. Walter White alias Bryan Cranston di sini. Hehehe… Suka banget lihat McConaughey dan Cranston adu akting, sayangnya peran Cranston nggak banyak sih.

Film ini menghibur kok, cuma nontonnya memang harus fokus. Meski awalnya alasan gue cuma untuk ngikutin kekharismatikan McConaughey, gue akui gue suka dan menikmati banget film ini. Hohoho.

lincoln_lawyer04

Rust Cohle ketemu Mr. White. Haha!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s