film / Resensi

U-571

U-571 crew

Buat filmmaker, kalau bikin film action dan pakai aktor ganteng. Hendaknya si aktor agak dikucelin dikit dan jangan terlalu gemerlap. Matthew McConaughey ganteng banget di film ini dan gue terdistraksi antara cerita atau merhatiin mukanya sepanjang nonton.

Sebelum masuk ke dunia romantic comedy dan kerja bareng Bill Paxton di Frailty, U-571 jadi wadah ketemu McConaughey dan Paxton. Di sini mereka memerankan kapten dan letnan. Paxton yang memerankan Skipper, kapten kapal selam yang diberi tugas untuk mengambil mesin enigma. Skipper menolak permintaan Andrew Tyler, perwira muda, lulusan cemerlang dari akademi yang minta kapal sendiri. Keduanya ditugaskan di kapal yang sama. Tak disangka, ketika melakukan misi, kapal mereka hancur dibom oleh kapal musuh. Andrew yang sedang berada di kapal milik Jerman untuk mengambil mesin Enigma berhasil selamat. Bersama beberapa kru yang lain, dia memimpin untuk menghancurkan kapal lawan itu. Tyler dan kru yang tersisa pun bertahan di kapal tersebut, bermaksud menuju Inggris. Namun di tengah jalan, ternyata mereka dihadang oleh kapal laut Jerman. Dengan kapal selam yang rusak dan kepemimpinannya yang diragukan, Tyler tetap tidak menyerah. Dengan kecerdasannya, dia memimpin perang kecil yang mungkin bisa membuat dia dan krunya terbunuh.

Film ini enaknya ditonton waktu santai. Tanpa harus mikirin apa-apa. Sambil ngeliatin muka gantengnya McConaughey. Serius, ini dia paling ganteng dibanding film-film lain yang udah gue tonton. Rambutnya pendek botak, matanya biru, tulang pipinya tinggi, pandangannya tajam, badannya tegap, oh, gue terganggu banget dengan kehadiran dia sepanjang film. Sedikit-sedikit muka dia di sini yang waktu itu masih umur awal 30-an ya, ngingetin banget sama Rust Cohle.

Setengah jam terakhir filmnya cukup seru. Terutama dari suaranya yang bikin ngagetin di sana sini. Beneran deh bikin tegang dan kaget. Meski musik latarnya kerasa jadul dan khas film-film perang gitu. Musik latar itu juga bikin gue kayak ngerasa nonton film tahun 90-an. Eh, tapi U-571 ini menang Academy Awards untuk Best Sound Editing lho.

Sinematografinya lumayan. Entah dibikin biar kerasa klasik gitu atau memang pada masa itu ilmu sinematografi baru sampai segitu ya? Karena latarnya di kapal selam, fokus ke ruang yang kecil dan orang-orangnya aja. Ada beberapa adegan lanskap dan itu gue suka banget. CGI-nya sendiri agak kerasa jadul, tapi tak apalah, kan memang film lama.

Sebenarnya tema film ini gue tertarik banget, tentang kapal selam. Pengalaman gue dengan kapal selam pertama kali adalah Nautilus dari cerita yang ditulis Jules Verne. Menarik sekaligus menakutkan. Nggak kebayang harus tinggal di tempat sempit gitu berhari-hari, berbulan-bulan. Kayak salah satu adegan di awal, waktu mereka sarapan dan tamu mereka bingung gimana mau makan karena mejanya goyang ke kanan-kiri terus. Gue nggak tahu apakah penggambaran kehidupan penghuni kapal selam di film itu akurat. Tapi, itu benar-benar hal yang menarik.

Castnya sendiri lumayan. Matthew McConaughey bagus sih, nggak senyum-senyum unyu kayak di Contact. Ini mukanya lebih ke pas main di Frailty dan Rust Cohle! Kalau nggak salah ini thriller action pertama dia dan memang belum mateng banget sih aktingnya. Ada juga Jon Bon Jovi, tapi gue nggak tahu yang mana orangnya. Haha. Gimana dong kegantengan McConaughey bercahaya banget, bikin kapal yang kusam itu aja kerasa berpendar dan bersinar.

U-571 mcconaughey 2

Si ganteng McConaughey

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s