film / Resensi

Nebraska

nebraska_xlg

Meski isinya orang-orang tua, gue nggak bisa nggak jatuh cinta sama film ini. Nebraska jadi favorit gue yang kedua setelah Dallas Buyers Club di jajaran film yang masuk nominasi Best Picture Oscars 2014. Padahal cerita film ini sederhana banget. Akan tetapi, kesederhanaan dan ide yang biasa aja kalau dikemas dengan bagus, nggak akan kalah dengan yang memang udah kaya dan wah dari sananya. Itulah yang gue temukan dari film ini.

David (Will Forte) memutuskan menemani ayahnya, Woody Grant (Bruce Dern) yang alkoholic, ke Lincoln. Suatu hari Woody menemukan sebuah selebaran yang isinya dia memenangkan hadiah satu miliar dollar. Meski David dan ibunya, Kate (Jude Squibb) udah berusaha ngasih tahu ayahnya kalau itu cuma bohong, ayahnya tetep keukeuh pergi ke Nebraska meski jalan kaki.

Perjalanan David dan ayahnya pun dimulai. Mereka mampir dulu ke Billings, sebuah kota kecil yang sepi dan isinya mayoritas orang tua. Di sana ada saudara ayah David berserta istri dan kedua anak mereka. Nah, di kota ini, Woody ketemu dengan teman-teman lamanya dan dia ngasih tahu dong kalau menang undian. Dalam waktu singkat kabar itu pun beredar. David berusaha menjelaskan, tapi nggak ada yang mau dengerin. Akhirnya, ibu dan kakak David, Ross, pun dateng juga. Kumpul keluarga besar di Billings, adegan makan bersama dan bersulang buat Woody yang jadi milyuner. Selama di Billings, David denger banyak cerita tentang ayahnya, paling nyentuh dia adalah cerita dari Peg, mantan pacar ayahnya. Kabar itu juga bikin orang-orang, dateng ke Woody untuk ‘minta’ uang karena selama ini merasa udah membantu Woody.

nebraska-movie-image-01

Woody (Bruce Dern) dan David (Will Forte)

Nonton film ini, gue yakin kok kamu pasti nebak cerita apa yang bakal terjadi. Ini cerita tentang ayah dan anak laki-lakinya. Anak-anak laki dan keluarga besar. Dan cerita tentang kota kecil yang saling kenal satu sama lain. Gue yakin, kamu bakal tahu apa yang terjadi di akhir.

Akan tetapi, kisah sederhana dituturkan dengan baik banget, ngalir dan menyenangkan. Menyentuh dan melankolis. Bikin duduk sampai akhir. Interaksi Woody dan David bikin gemes. Beberapa mungkin mengutuki David yang kadang males-malesan sama Woody atau bohong, cuma kamu nggak akan tahu rasanya terjebak dalam kondisi kayak gitu sama ngalami sendiri. David mengundang simpati banget sih. Sementara Woody benar-benar bikin perhatian tersita dengan sikap bengongnya dan pikunnya. Yang mencuri perhatian banget si Kate sih. Haha.

Belum lagi cerita keluarga besar yang penuh orang tua. Cerita-cerita masa lalu–bener deh, Nebraska ini penuh nostalgia. Cuma karena ditulis dengan baik, nostalgia itu justru bikin ceritanya tambah ngalir. Karena memang dituturkan dari orang-orang yang ditemu David. Dalam perjalanan-perjalanan mereka. Kayak ngasih lihat, jangan-jangan selama ini sebagai anak, kita sama sekali nggak tahu kehidupan orang tua kita dulunya.

Tapi, bahkan kamu bakal suka sama orang-orang tua itu. Trio Bruce Dern, Will Forte, dan June Squibb bikin karakter-karakter di film ini hidup banget. Banyak adegan-adegan yang sebenarnya nggak lucu, tapi jatuhnya jadi lucu karena Kate yang ceplas-ceplos kalau cerita. Karena dialog-dialognya juga begitu polos dan jujur. Kerasa natural dan ngalir banget deh. Sukak!

Tapi yang bikin gue terkagum-kagum betul adalah sinematografinya yang luar biasa indah. Meski sengaja dibuat hitam-putih-abu-abu, itu sama sekali nggak ngurangin indahnya. Kayaknya setiap adegan itu kerasa banget fotogeniknya. Kayak kalau ambil screencaps dari adegan manapun, jadinya bakal tetap bagus. Gue suka wideshot yang banyak diambil, ladang jagung, langit dan kebun, jalan raya yang lengang, itu semua puitis banget. Ya, sinematografinya puitis banget! Dan bikin gue jatuh cinta abis!

Dan apaaa?! Baru ngecek kalau film ini kalah dari Gravity untuk Best Cinematographer di Oscars 2014. Ih cih banget.

Sebulanan terakhir ini banyak nonton film Hollywood yang latarnya bukan di kota besar. Dan gue menemukan kalau itu benar-benar lebih menarik. Dari selatan US yang berawa-rawa, bagian tengah yang berladang dan bergurun, kota-kota kecil yang sepi banget–ngerasa itu semua lebih menarik dari pada New York, LA, Chicago, yang padet dan nggak ngasih ruang untuk bernapas. Atau mungkin memang karena film ini ngasih sudut pandang yang bagus banget buat latar cerita dari kisah Woody dan David. Pokoknya suka banget sinematografinya!

Film ini disutradari Alexander Payne dan skenarionya digarap Bob Nelson. Memang drama banget sih, tapi kisah keluarga gini nggak pernah bikin nyesal ditonton. Kalau suka adegan yang indah-indah, film ini gue rekomendasiin banget. Bener-bener cantik!

One thought on “Nebraska

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s