Resensi / Serial

Hannibal S02E05: Mukozuke

hannibal s02e05

Dari lima episode awal, gue rasa inilah favorit gue. Mencekam dari awal. Dengan konflik yang makin jalin terjalin antara karakter satu dan lainnya. Pembunuh-pembunuh lain. Dan… seperti yang kita tahu, jarang ada yang bisa selamat dari Hannibal.

Beverly, minggu lalu masuk ke rumah Hannibal untuk mencari bukti dan membuktikan kecurigaan Will Graham. Ketika tiba di basement, tepat saat dia menemukan sesuatu (yang kita belum tahu itu apa!), Hannibal dateng.

Episode ini dibuka dengan kunjungan Freddie Lounds ke observatorium tempat si psikiater yang sekarang ngurusin Will itu dibedah dan dikeluarin isi perutnya. Ah, Freddie nggak nemu hal seperti itu lagi. Kali ini… jauh lebih rapi dan bersih dibanding itu. Mayat Beverly dalam keadaan terpotong-potong jadi beberapa bagian. Dibelah jadi dua, lalu satu bagiannya kayak diiris tipis-tipis gitu lho. Terus ditaruh dalam sekat kaca. Ini display korban favorit gue sepanjang lima episode, mural di episode pertama dan mayat sarang lebah di episode lalu. Gue pengin bilang salut dan artistik, tapi kok rasanya agak gimana gitu. Tapi ya, itu… keren sih.

Jack Crawford dan Alana ngasih tahu Will yang bikin Will pengin lihat dan dikasih izin. Will pun sampai di sana dan merekonstruksi kejadian dalam kepalanya. Ternyata, ngebunuhnya sederhana banget. Cuma dicekik, dibekuin, dan dipotong. Yak, Hannibal punya mesin potong di basementnya!

Agak sedikit selow di tengah, tetapi naik lagi ketika Dr. Abel Gideon muncul lagi. Abel Gideon ini yang dulu pura-pura ngaku chesapeake ripper. Will sempet ngobrol dengan dia. Kemudian si Abel Gideon ini didatengin Alana, Abel ngasih tahu Alana kalau Will mau balas dendam ke Hannibal. Alana tadinya nggak percaya, tapi bilang kalau Will ngelakuin itu dengan nyuruh orang lain.

Penggemar rahasia yang dibahas dari episode lalu itu akhirnya muncul di sini. Dia adalah salah satu pegawai rumah sakit jiwa. Yang kemudian Will suruh untuk ngebunuh Hannibal. Hampir sukses sih, kalau aja Alana nggak nyari-nyari Hannibal dan Jack nemuin di kolam renang lagi disiksa sedikit.

Yep, sedikit. Adegan nyiksa Hannibal-nya kurang banyak. Setelah apa yang dia lakukan kepada Beverly terutama, adegan yang pendek banget itu kurang layak deh. Apalagi si pegawai rumah sakit jiwa itu akhirnya dibunuh juga sama Jack.

Episode ini lebih solid ceritanya daripada sebelum-sebelumnya yang agak selow dan longgar. Dengan kematian Beverly, Will akhirnya lebih berani untuk ngambil langkah konfrontasi langsung dengan Hannibal. Gue suka itu. Beverly kan salah satu karakter favorit gue dan nggak rela banget dia mati kayak gitu di tangan Hannibal. Selain dengan nyuruh si pegawai rumah sakit jiwa, Will juga ngundang Freddie Lounds untuk ngewawancarain dia.

Setelah potongan tubuh Will diperiksa, ditemuin kalau ginjalnya di mayat Beverly itu bukan punya Bev, melainkan si pembunuh mural itu lho. Nah, kayaknya kecurigaan si Jack mulai bangkit nih. Kalau nanya dimana ginjal Bev, ya dimakan Hannibal atuh. Ha! Akhirnya di episode ini ada lagi adegan masak dan makan yang dinanti-nantikan. Dua kali lagi adegan makannya. Ehehe… dan minggu depan, akan ada pesta besar! Nggak sabar!

RIP Bev. :'(

RIP Bev.😥

Episode 6 ‘Futamono’ preview

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s