film / Resensi

The Newton Boys

the newton boys

Akting Matthew McConaughey ke-24 yang gue tonton dalam dua bulan ini. Kerjasama dia yang kedua dari tiga film bareng sutradari Richard Linklater, selain Dazed and Confused (1993) dan Bernie (2011). Salah satu film dia circa 1993-2000, tepatnya dirilis tahun 1998 sih.

Kisah ini diangkat dari kisah nyata tentang sekeluarga, anak laki-laki keluarga Newton, yang jadi perampok sukses tahun akhir 1890an-1924. Mereka merampok puluhan bank, antara angka 60-80 bank dalam kurun waktu tersebut dan beberapa kali kereta yang nganter uang dari satu tempat ke tempat lain.

Linklater memcoba membangkitkan kejayaan itu dalam film ini, tapi rasanya jauh dari euforia itu. Gue nggak tahu apakah Linklater berusaha membuat filmnya terasa klasik dengan lebih mengedepankan detail dibanding sisi thrilling-nya. Karena cerita perampokan nggak akan seru tanpa ada tegang-tegangnya. Mau disebut humor juga tanggung, karena humornya memang nanggung. Padahal, Linklater punya McConaughey dan Ethan Hawke sekaligus dalam filmnya. Belum lagi si pemeran Jess, si bungsu Newton yang juga lucuk banget. Tapi, tetepi sih, kegantengan nggak bisa menyelamatkan kebosenan.

Detail dalam film ini terutama dari setnya. Benar-benar tahun segitu deh. Mobil-mobilnya. Kalau mau dibandingin set tahun 1920-annya. Gue lebih di setting di film ini dibanding The Great Gatsby-nya Luhrmann. Mungkin karena kesan klasiknya kerasa banget. Sementara punya Baz Luhrmann itu indah banget sampai kerasa agak kayak fantasi.

The newton boys 2

Klasik itu juga kerasa banget dalam nyusun adegan-adegannya sih. Ya, ngerampok tahun segitu, jangan dibandingin dengan Ocean Eleven (film perampokan favorit gue) atau Now You See Me yang udah pakai metode super canggih. Mungkin kamu bakal mengernyitkan dahi, betapa gampangnya ngerampok waktu itu. Cuma dengan bobol bank malam-malam, ngeledakin brankas, dan duaaaar dapet uang, habis itu tentu aja lari sekencang-kencangnya. Ada saksi mata? Cuekin aja. Serius deh. Itu bener-bener fun untuk dilihat.

Adegan favorit gue adalah ketika mereka ngerampok siang-siang di sebuah bank di Canada. Jadi ya, setiap siang uang dari bank tersebut ditransfer oleh dua staf yang jalan melenggang aja dari bank. Nah, si Willis, kakak tertua Newton, yang diperankan oleh Matthew McConaughey, langsung inisiatif untuk ngerampok. Bukan cuma satu tas, tapi semuanya! Mereka berlima, Newton plus satu teman pun langsung beraksi. Beneran deh itu tempat rame, mereka maju dengan pakaian rapi bahkan tanpa penutup muka, langsung ngacungin senjata dan minta tasnya. Lucunya. Karena si petugas nggak mau langsung ngasih, akhirnya rebutan gitu deh, tarik-tarikan tas. Sebenernya Newton Boys ini nggak mau ngelukain orang ketika ngerampok, tapi di situ terpaksa gitu. Akhirnya, orang-orang yang tadinya cuma nonton itu mulai bantu, tapi tetep sih mereka berlima bisa melarikan diri dan semua orang di sana ngeliat mukanya. Tapi, tetep nggak ketangkep juga! Superb!

Kegagalan investasi, bikin Willis ngajak adik-adiknya untuk merampok lagi di tahun 1924. Kali ini kereta. Ini juga… sebenernya nggak lucu. Tapi berasa, wow, gampang banget ngerampok tahun segitu. Haha. Cuma butuh modal lebih berani aja, punya senjata dan taktik, pokoknya cukup selangkah lebih maju!

Sebenarnya gue suka anak-anak Newton ini. Kalau aja Linklater bisa ngebungkus dengan bromance yang lebih unyu dan manis. Tapi, tetep aja gue suka sih lihat cowok-cowok bersaudara. Haha…

the newton boys 5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s