film / Resensi

Short Term 12

“Look into my eyes so you know what it’s like to live a life not knowing what a normal life’s like.”

short_term_twelve

Film ini sama sekali lepas dari radar gue. Baru beberapa hari lalu setelah seorang penulis favorit gue merekomendasikan, gue langsung tergerak untuk nonton. Short Term 12 ini dirilis tahun 2013 lalu.

Short Trem 12 ini sendiri adalah nama sebuah tempat penampungan ana-anak yang bermasalah, kayak korban kekerasan dan pelecehan seksual. Grace (Brie Larson) bekerja di situ, bersama Mason (John Gallagher Jr.) serta dua rekannya yang lain, Jessica dan Nate, anak magang baru.

Film ini mengisahkan kehidupan dari mata anak-anak itu dan Grace. Grace nggak lebih baik daripada anak-anak yang beberapa di antaranya punya kecendrungan untuk bunuh diri dan menyakiti diri sendiri itu. Grace berjuang dengan masalahnya sendiri, ayahnya, trauma, dan hubungannya dengan Mason.

Kisah ini ditulis dengan baik banget. Dialog-dialognya terasa natural dan nyata. Sejak awal, bahkan kamu udah diajak untuk menikmati dialognya yang enak banget didengar. Ya, tentu aja itu karena karakter-karakternya yang membuat semua menjadi hidup.

Brie Larson memerankan Grace yang gue kagumi sekaligus bikin simpati. Nggak ada karakter yang sempurna di sini. Semua bercela dengan caranya masing-masing. Semua punya pahit yang berusaha disembunyikan, berusaha dikubur, dan berusaha untuk diubah menjadi harapan. Semua karakter di sini kerasa chemistry-nya satu sama lain. Nggak bosan lihatnya. Bahkan anak-anak di Short Term 12, mereka bikin segalanya lebih hidup. Yang benar-benar mencuri perhatian adalah Kaitlyn Dever yang memerankan Jayden. Aktingnya keren, terutama ketika adegan dia ngamuk-ngamuk.

Suka banget juga sinematografinya. Sederhana dan cakep! Juga palet warna di sini juga cakeeeep bangeeet. Suka ngeliatnya sejak awal. Dipadu juga dengan soundtrack-nya yang juga enak banget.

Adegan pembuka dan penutupnya juga seru. Suka banget. Adegan ketika Sammy, salah satu anak di sana, lari keluar dari rumah. Kemudian dikejar oleh Mason, Grace, dan Nate.

Kisah Short Term 12 ini bikin sedih dan terharu. Di setengah jam pertama aja udah bikin mata berkaca-kaca. Hubungan antara karakter di film ini digambarin dengan halus dan kuat. Itu yang bikin ikut tersentuh. Belum lagi sudut pandang dari karakter-karakter tersebut yang bikin ngeliat dari sudut pandang lain. Dunia dari mata mereka.

Ah ya, ada satu lagi bagian favorit gue dari film ini. Yaitu cerita pendek yang dibacakan oleh Jayden untuk Grace. Cerita anak-anak yang menyentuh banget, gelap, dan menyedihkan. Film ini penuh simbol-simbol yang bener-bener cantik.

Pokoknya, ini film yang harus kamu tonton minimal sekali seumur hidup. Indah banget. Dan jangan lupa, sediain tisu ketika nonton.

short term 12 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s