Resensi / Serial

Hannibal S02E09: Shiizakana

Hannibal - Season 2

Episode ini kerasa brutal. Akan tetapi, sama sekali nggak buruk. Justru, ini salah satu dari favorit gue sepanjang season dua. Ini episode pertama di season dua yang bikin gue nutup mata.

Kejadian itu terjadi saat si sopir truk diserang oleh si hewan pura-pura. Juga, ketika serangan kedua, saat si hewan pura-pura menyerang pasangan. Dia mencabik dan menghunjamkan taringnya. Cave bear, kata salah satu petugas forensik. Akan tetapi, cave bear makan tumbuh-tumbuhan. Nah lo.

Ya, kita, penonton tahu sih kalau pelakunya seorang cowok. Tapi siapa?

Setelah serangan kedua yang adegannya kali ini agak lebih eksplisit daripada pembunuhan/pembantaian yang sebelumnya. Will menyimpulkan kalau si pelaku bukanlah hewan, tetapi manusia yang merasa dirinya adalah hewan. Kemudian, Hannibal juga bilang kalau dulu dirinya pernah punya pasien kayak gitu, yaitu Randall Tier.

Ah, ini bagian kerennya. Ternyata Hannibal nggak diem aja dengan niat Will yang pengin ngebunuh dia. Lewat Randall Tier, si Hannibal ini dengan kapasitasnya sebagai psikiater mulai mendorong si Randall untuk menggeluarkan inner hewannya itu. Termasuk, mendorong si Randall untuk ngebunuh Will.

Pada saat yang sama, Will ditemui oleh Margot, salah satu pasien Hannibal. Margot ini juga punya niat untuk ngebunuh kakaknya. Dia ngerasa niatnya itu didukung sama Hannibal, akhirnya dia membandingkan hasil konsultasinya bareng Will. Keduanya pun merasa senasib.

Entah kenapa, di sini gue baru ngerasa kalau Hannibal keluar mengerikannya. Setelah kemarin-kemarin lebih terasa nyebelin daripada nakutin. Mungkin karena di sini, karakter-karakter yang lain mulai ‘pinter’ dan udah berusaha cari cara ngebuktiin Hannibal adalah pembunuh. Akan tetapi, yang paling bikin bergidik adalah gimana Hannibal ini memotivasi pasien-pasiennya untuk mewujudkan niatnya. Itu sih.

Bahkan termasuk Will. Di akhir, adegannya menegangkan. Karena RandalL ini berkeliaran di sekitar rumah Will dan berakhir dengan nerobos kaca rumah Will. Di preview episode mendatang sih, dilihatin kalau Will bunuh Randall.

Episode ini nggak semewah episode lain pembunuhannya. Memang caranya unik dan teknis banget. Randall bikin kostum binatangnya paduan dari rangka dan mesin. Hebat sih, nyaris bisa berfungsi sesuai aslinya. Cuma hasil akhirnya korbannya nggak indah. Meski perpaduan darah dan salju bagus sih. Bagus dan bikin bergidik!

Selain itu, episode ini juga quotable banget. Dialog-dialog di sini lebih jleb dan langsung mengena. Mungkin karena udah harus naikin ketegangan lagi ya sebelum puncak. Ya memang masih beberapa episode lagi, tapi berhubung Hannibal punya tempo yang lambat, dari sekarang api sudah harus disulut.

Kalau makannya, kali ini omelet campur hati, campur apalagi gitu. Teteplah kelihatan enak!

Preview episode 10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s