art / buku / Resensi

Smaug: Unleashing the Dragon

20140517_164013

Smaug: Unleashing the Dragon adalah salah satu tie-in dari trilogi The Hobbit, tapi yang kali ini khusus untuk Desolation of Smaug. Tentu saja, karena ini khusus membahas tentang Smaug.

Dibuka dengan pendahuluan dari Benedict Cumberbatch yang menceritakan betapa istimewanya The Hobbit bagi masa kecilnya, dilanjut dengan cerita dari kru Weta. Smaug dikerjakan oleh Weta workshop dan Weta digital.

Di bagian awal, dikisahkan gimana konsep awal Smaug. Ada kira-kira tiga puluh lebih desain untuk kepala Smaug dari yang berbulu sampai agak kotak-kotak gitu. Pokoknya detail banget. Dari nentuin bentuk rahang, mata, kulit-kulit yang kendur karena menua, dan segala aspeknya dipikirin baik-baik. Satu prinsip yang mereka pegang adalah mereka membangun karakter yang berperan sebagai naga. Bukan sekadar hanya sekadar makhluk naga. Mereka bikin luka di muka, bikin noda di sisik-sisiknya, detail-detail kecil yang membuat Smaug ini akhirnya hidup dan berkarakter.

Konsep fisik Smaug sendiri dasarnya dari Komodo yang punya sayap kelelawar. Desain awalnya berkaki empat, tapi karena kelihatan kayak pitbull, akhirnya diganti jadi berkaki dua. Menuru gue yang kaki dua memang lebih kelihatan dinamis sih. Jadi, keren gitu.

Kalau kamu perhatikan baik-baik ada yang beda pada Smaug di AUJ dan DOS. Ya tadi itu, ada perubahan desain, dari berkaki empat jadi berkaki dua. Kemudian skala tubuh Smaug yang ternyata dua kali panjang pesawat 747 baik bentangan sayapnya atau panjangnya. Hmmm.

Banyak banget gambar konsep Smaug di sini dan begitu detail. Suka ngelihatnya. Inspiratif banget untuk ngebayangin kepala monster-monster. Tahu pertimbangan ini itunya apa.

Proses pembuatan Smaug sendiri kayaknya rumit dan melelahkan. Meski timnya rasanya kompak. Tapi, tetep aja. Setelah ditentuin skalanya. Desainnya siap dikasih tekstur dan animasi, kerasa banget itu kerja keras. Harus ngewarnain dengan begitu detail di kedua sisi. Harus nentuin bentuk badannya ketika bergerak. Superb!

Menikmati proses kreatif sesuatu selalu ngasih banyak pelajaran dan inspirasi. Selalu ada hal baru yang bisa dicontoh dan diterapkan. Buku ini cocok banget untuk penyuka desain, ilustrasi, dan animasi sih. Akan tetapi, untuk penggemar fantasi, tentunya Smaug dan The Hobbit, ini juga bisa banget dan nggak akan menyesal untuk dijadiin salah satu koleksi. Yohooo!

Smaug: Unleashing the Dragon. Hardcover. 105 pg. Harper Collins, April 2014. Gue beli di periplus seharga Rp 240.000,-.

20140517_164102 20140517_164339 20140517_164255 20140517_164155

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s