Serial

Hannibal S02E13: Mizumono (season finale)

hannibal 2 13

Akhir musim hujan darah.

Seperti yang dulu pernah gue sampaikan di awal, di episode pertama kita lihat Jack vs Hannibal. Dan di episode akhir ini, itulah yang terjadi. Jack versus Hannibal.

Hannibal yang luar biasa dan nggak mungkin kalah.

Will masih bertindak sebagai umpan hingga setengah episode ini berlangsung. Kepada Hannibal dia membeberkan rencana Jack. Kepada Jack dia membuka rencana Hannibal.

Demi menangkap Hannibal bahkan Jack rela melepaskan lencana dan menyerahkan senjatanya. Meski si Alana udah berusaha meyakinkan si petinggi FBI biar rencana itu terlaksana, tapi tetep nggak dizinkan. Akhirnya ya Jack, Alana, dan Will pun menyusun rencana.

Di episode ini juga muncul karakter-karakter yang ada di musim lalu. Ya, tebak ajalah siapa.

Di dapur Hannibal, Jack dan Hannibal berkelahi dengan koreografi yang keren banget! Yang seru begini-begini yang gue tunggu dari dulu. Kemudian Alana datang yang sebelumnya udah nelepon polisinya (tapi kok nggak kunjung datang, polisi Baltimore apa India sik???). Yang disusul Will juga dateng.

Gue nggak akan ceritain apa yang terjadi kepada mereka. Atau bagaimana cerita ini berakhir. Setelah sekian lama dijejali alur cerita yang lambat, di episode ini adegan-adegannya lebih slow motion lagi. Haha. Meski di akhir ya temponya naik, tetapi tetap disela dengan adegan slow motion yang malam bikin ketegangannya jadi turun sih menurut gue.

Pokoknya ini episode yang harus ditonton banget kalau udah ngikutin dari awal. Haha.

Season dua Hannibal ini buat gue nggak segereget yang pertama. Memang sih, sinematografinya bagus. Artistik banget. Favorit gue tetap gimana tim kreatif Hannibal ini bisa mengemas sesuatu yang buruk menjadi begitu indah dan artistik. Bukannya gue mengamini pembunuhan-pembunuhan yang terjadi, tetapi dilihat dari sudut pandang seni, bagaimana mayat-mayat di serial Hannibal ini diperlakukan adalah seni.

Juga, serial ini berhasil bikin kanibalistik nggak menjijikkan. Makanan-makanan yang disajikan Hannibal, meski kita tahu itu apa… tetep aja mengundang selera. Keunikan penyajiannya, keindahannya, kerumitannya, dan masakannya yang berbagai macam jenis! Favorit gue yang terakhir, di episode 12, yang ikan dalam agar-agar itu. Kereeeen!

Hannibal sudah pasti akan direnew ke season tiga. Gue berharap, Bryan Fuller dapat tambaha tim penulis yang lebih kece. Bukan cerita di season ini jelek, tapi masih kerasa kurang, kerasa datar. Meski gue tahu banyak sisi psikologis yang ditekankan di sana-sini. Buat penonton casual kayak gue, gue pengin cerita yang menggigit, bukan hanya visual yang menarik!

Yang jelas di season tiga nanti, bakal ada karakter-karakter baru dong ya. Semoga makin variatif juga deh. Nggak seperti sekarang, meski keren-keren. Range aktinganya terasa sama, bisa jadi itu memang tuntutan skenario yang mengharuskan mereka begitu. Maksudnya range yang sama itu, karakter-karakternya sejenis.

Rasanya, itu aja yang mau gue tulis sebagai penutup perjalanan bareng Hannibal di musim kedua ini. Masih indah dan begitu artistik. Meski dengan cerita yang serasa jalan di tempat. Terima kasih buat yang udah sering mampi baca-baca review Hannibal yang gue tulis. Untuk episode-episode sebelumnya, bisa kamu cek di tag Hannibal yaaaa. Sampai jumpa di season tiga!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s