film

About Time

about_time_xlg

Geez, gara-gara kambuh insomnianya dan gue udah ngulang berkali-kali The Dark Knight beberapa malam ini, akhirnya gue memutuskan untuk menonton sesuatu yang beda. Yang lebih santai, tapi tetep asik. Kebetulan punya film romantic comedy ini. Rilis November 2013 dan yang bikin penasaran adalah: time travel.

Yup, time travel-nya digaung-gaungkan banget sih untuk film ini. Karena gue juga penggemar tema tersebut, akhirnya malam ini gue menontonlah film yang dibintangi Rachel McAdams dan Domhall Gleeson ini.

Domhall Gleeson memerankan seorang cowok yang namanya Tim. Pada suatu hari dia dikasih tahu bokapnya kalau keturunan laki-laki di keluarga tersebut bisa melintasi waktu ke masa lalu. Tim pun menggunakan itu untuk mengejar cinta, kayak cinta adalah sesuatu yang paling penting dalam hidupnya. Dia ketemu Mary di sebuah dark date (karena gelap-gelapan), tapi nggak senjaga nomor telepon si cewek ini ilang. Bukannya pergi ke masa lalu, dia malah pergi ke pameran Kate Moss buat nyari Mary. Untungnya ketemu, tapi nggak untung juga karena Mary dan temennya Joanna sama sekali lupa sama Tim. Dengan sedikit bolak balik ke masa lampau, akhirnya ya jadi jugalah Tim dan Mary ini. Nggak mengejutkan sama sekali deh. Pokoknya semua terjadi sesuai dengan skenario dia. Nggak ada batasan berapa kali dia bisa balik. Nggak ada batasan berapa jauh dia bisa balik. Suka-suka Tim!

Sisa durasi satu jam setelahnya, lebih condong ke Tim dan keluarganya. Dia berusaha menyelamatkan Kit Kat, tapi gara-gara itu dia tahu kalau nggak bisa mengubah kelahiran. Anaknya yang tadinya cewek, berubah jadi cowok. Akhirnya, dia berusaha bikin Kit Kat berubah dengan sendirinya. Habis itu, kematian bokapnya. Setelah bokapnya meninggal, dia bolak balik beberapa kali. Sampai dia dan bokapnya pun kembali jauh ke masa Tim masih kecil. Dan ketika balik ke masa sekarang, anaknya tetep sama dong (???–butterfly effect di awal, hilang di sini). Di akhir, Tim akhirnya sadar kalau time travel itu nggak penting (gue juga lho sadar banget tentang itu, karena Tim nggak pernah benar-benar pake untuk hal luar biasa!). Yang penting adalah ngejalanin hari-hari apa adanya, secara ikhlas dan senang hati bersama-sama orang yang dicintai.

Gue nonton ini karena time-travel-nya. Dan justru itulah bagian yang paling ganggu dari cerita ini. Gue pikir time-travelnya jadi inti cerita, inti konflik. Justru yang ada malah cuma sampingan aja, hiburan suka-suka buat Tim kalau dia melakukan hal bodoh. Yes, hal bodoh, bukan kesalahan besar. Kayak waktu Tim balik waktu cuma mau bikin seks yang sempurna sama Rachel (asdfghjkl banget). Geez, kalau gue jadi Tim, gue udah mengubah setengah dunia ini deh. Haha.

Karena time-travelnya, akhirnya cuma jadi sampingan. Itu juga yang bikin banyak logika yang terlupakan. Oke, kisah time-travel tanpa pertanyaan di akhir memang nggak seru. Tapi, ini terlalu banyak. Everywhere. Beberapa udah gue sebut di atas. Jadi, kayak cerita ini ngebangun peraturan yang kemudian digulingkan sendiri. Kayak, ketika Tim ngajak Kit Kat pergi ke masa lalu, sesaat kemudian kembali ke masa depan (tapi nggak sama dengan pas dia berangkat). It’s confusing. Too confusing.

Metode time travelnya sederhana sih. Cuma masuk ruangan kecil, berdiri sambil megarin kedua tangan dan mejem rapat-rapat. Pikirin tujuan yang mau disamperin. Tentunya itu memori yang pernah dialami. Dan dalam sekejap kamu akan ada di waktu tersebut dengan pakaian yang kamu pakai di waktu tersebut. Tim sendiri keluar dari lemari kayak nggak pernah terjadi apa-apa. Oh ya, nggak ada twin paradox atau grandfather paradox di sini. Jadi, kayak di alternate universe, tapi di masa depan yang sama. Ya gitulah, malah bikin pusing mikirin logika time travelnya.

Kalau nonton buat romance dan dramanya, film ini baik-baik aja. Malah apa yang dilakuin Tim dengan time-travelnya bakal kerasa manis banget. Apalagi dengan alur yang pelan. Sinematografi yang drama abis. Latar-latar yang cakep banget. Bikin romantisnya itu kerasa banget. Beberapa adegan juga cukup mengharukan. Terlebih karena Inggris banget juga. Bolehlah ditonton sambil santai-santai gitu.😀

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s