film

Jane Eyre

jane eyre

Kalau True Detective bikin tegang dan ngerasa suram gitu, Sin Nombre bikin menarik napas panjang, maka Jane Eyre bakal bikin jatuh cinta dan patah hati sekaligus. Jane Eyre jadi film kedua Cary Joji Fukunaga yang dirilis tahun 2011. Meski kali ini dia nggak nulis sendiri, tetapi aja Jane Eyre ini begitu memukau.Jane Eyre diadaptasi dari novel berjudul sama yang ditulis oleh Charlotte Bronte. Gue belum pernah baca novelnya sih. Hehe. Tapi, memang populer banget. Bentuk adaptasinya pun udah bermacam-macam, film pun udah beberapa deh kayaknya.

Film ini dibuka dengan adegan Jane (Mia Wasikowska) lari dari sebuah kastil. Dia melewati jalan setapak, sampai padang yang kosong. Adegannya bagus banget. Sampai akhirnya, di bawah hujan, dia mencapai sebuah pondok tempat St. John bersama adik-adiknya tinggal. Di situ, Jane mengaku namanya adalah Jane Elliot.

Alurnya kemudian mundur. Menceritakan masa kecil Jane yang malang. Keluarganya meninggal dan dia diasuh bibinya yang jahat. Dia dikirim ke sebuah sekolah yang mendidik dengan keras. Hingga akhirnya, dia lulus, sempat mengajar, dan mendapat pekerjaan sebagai guru privat di sebuah kastil milik keluarga Fairfax. Di sanalah kemudian dia bertemu dengan Mr. Rochester (Michael Fassbender).

Meski awalnya mereka saling sebel satu sama lain. Perlahan-lahan, perubahan pun terjadi, terlebih ketika Jane menyelamatkan nyawa Mr. Rochester. Langsung berubah deh perasaan Mr. Rochester. Naik turunnya hubungan mereka ini diceritakan dalam satu jam terakhir. Dari berbagai halangan, sampai saling jatuh cinta, dan kemudian ada hal-hal yang tak terduga.

Gue suka semua aktor di film ini. Mia Wasikowska memerankan Jane dengan apik banget! Gue suka karakternya yang bener-bener teguh. Juga, Michael Fassbender yang bener-bener dapet ngidupin Mr. Rochester. Berbagai ekspresi dari si Mr. Rochester ini dari songong, senang, frustasi, sampai patah hati tergambar banget di wajah dan seluruh tubuhnya. Suaranya juga manis banget di film ini, bikin meleleh! Chemistry mereka juga keluar banget. Apalagi pas adegan si Rochester ngelamar Jane. Aduuuuuh.

Semua itu juga didukung dengan adegan-adegan yang apik banget. Dapet banget dramatis dan romantisnya. Settingnya juga bagus banget. Pokoknya semua bikin ikut jatuh cinta deh. Plus juga musik latarnya yang manis dan lemah lembut. Pokoknya, semua berpadu dengan apik.

Karena gue belum baca bukunya, gue nggak bisa menilai seberapa cakep adaptasi ini dibanding bukunya. Akan tetapi, tanpa baca bukunya, film ini bisa banget dinikmati. Malahan, bikin pengin baca bukunya setelah ini!😀

jane_eyre_2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s