film

Idiocracy

Idiocracy_PosterB

Setelah nonton film yang dirilis tahun 2006 ini, aku tahu kenapa banyak orang memfavoritkannya. Film komedi satir yang berlatar di masa depan, tepatnya tahun 2505 karya Mike Judge ini memang nyindir dan kocak banget. Cocok banget buat yang suka ngetawain diri sendiri, karena aku rasa film ini ngasih salah satu gambaran masa depan yang mungkin belum pernah kamu lihat di film-film lainnya.

Kalau di film-film bertema masa depan lainnya, kita dilihatkan betapa megah masa depan. Teknologi canggih, arsitektur yang minimalis, orang-orang yang kayaknya lebih pinter dibanding sekarang, di Idiocracy ini semua berbanding terbalik! Di masa depan, ketika Joe bangun dari Human Hibernation Project setelah 500 tahun berlalu, dia menyadari kalau dia jadi orang paling pintar di dunia!

Haha!

Padahal, di masa sekarang, waktu itu tahun 2005, IQ si Joe ini cuma rata-rata. Jadilah, kelucuan-kelucuan yang ada itu karena si Joe ngadepin orang-orang imbisil di masa depan. Karena semuanya bodoh! Jadi, hal tersebut terjadi karena adanya kemunduran genetik, yang bikin keturunan-keturunan-keturunan IQ-nya makin turun.

Di tahun tersebut, ketika orang-orang ngeganti air dengan minuman elektrolit macam gatorade, tapi di situ namanya ‘Brawndo!’, yang juga dipake untuk nyiram tanaman. Sementara, air cuma dipakai di toilet. Belum lagi, kemunduran bahasa, tatkala si Joe ngomong dianggap aneh. Ya bahasanya jadi gitu-gitulah. Belum lagi tv show yang super duper dodol koplak isinya cowok yang anunya dipentungin benda-benda aneh dan film di bioskop yang nge-display pantat doang selama 90 menit dan semua orang ketawa.

idiocracy cotsco

di masa depan ketika cuma ada satu toko retail ‘Cotsco’ yang menjual segala macam barang… termasuk gelar! LOL

idiocracy 1

arsitektur masa depan. haha. hahaha.

Rasanya pas nulis ini aja masih pengin ketawa ngakak. Akan tetapi, mungkin aja itu terjadi.

Masih banyak hal-hal lain yang bener-bener bikin ngelus dada dan kepala. Tapi, sindirannya memang ngena banget sih. Siapa sih yang mau ngeliat keturunan-keturunan kita nggak becus ngurus dirinya sendiri kayak gitu? Bener-bener bikin pengin ngakak dan geleng-geleng kepala. Ngeliat itu semua tuh rasanya cuma tinggal ngitung berapa lama mereka semua sampai punah deh.

Eh, jangan-jangan kita sekarang juga diketawain oleh orang-orang terdahulu. Haha.

Karakter Joe diperankan oleh Luke Wilson. Ya, pas banget sih. Cocok. Karakter-karakter lainnya juga pas, nggak lucu, tapi kebodohan mereka itu bikin jengkel banget. Haha. Mukanya itu lho kerasa sama semua. Haha.

Ketika film ini berakhir, aku masih berharap Joe bisa selamat dari masa tersebut. Kasihan gitu liatnya. Ngenes gitu. Aku harap dia nantinya nggak ikut-ikutan bodoh. Cuma ya… rasanya nggak adil aja kalau dia bisa keluar dari sana dan yang lain nggak.

Pada akhirnya, film ini ngasih pesan jelas sih kalau kemunduran intelegensia terjadi karena orang-orang nggak lagi membaca, nggak sekolah, kebanyakan ngonsumsi junk food dan terpapar polusi, sampai karena bagusnya teknologi jadi malas untuk melakukan hal-hal kecil sehari-hari. Itu kerasa kayak terjadi sekarang. Akan tetapi, ya selama masa depan belum datang, kita masih bisa berusaha untuk mengubah kok.

Haha. (ketawa lagi)

Idiocracy ini termasuk dalam film cult. Pokoknya, ini film yang harus ditonton minimal sekali dalam seumur hidup deh. Seenggaknya biar ngingetin kalau membaca, berbahasa yang baik, dan hidup sehat, bisa jadi akan menjauhkan keturunan kita-kita dari masa depan dalam Idiocracy.

Haha.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s