buku

Made of Stars

20140904_233054

Aku menyesal setelah baca novel ini. Menyesal kenapa setelah punya berbulan-bulan baru kubaca?! Sebab, nyatanya cerita dalam novel debut Hana Krisviana ini manis banget.

Sebenernya ada alasan kenapa nunda-nunda baca, terutama karena font-nya kecil-kecil banget, dan dari kovernya ini adalah novel untuk remaja. Biasanya, novel remaja, kan font-nya gede-gede gitu. Namun, ketika mulai baca lagi untuk ketiga kali dan lepas dari bab satu-nya, aku nggak bisa berhenti.

Made of Stars mengingatkan kita kepada nasihat klasik: ‘berhati-hatilah dengan permintaanmu.’ Itulah yang terjadi kepada Bree pada suatu malam ketika dia melihat bintang jatuh melayang di angkasa. Dia nggak mau mengucapkan permintaan, tetapi dipaksa oleh sepupu-sepupunya. Pada saat yang sama, di semesta yang berbeda, Anael yang menemukan sebuah fakta yang membuatnya terkejut dan memutuskan untuk turun ke dunia menyelamatkan Bree. Siapa Anael? Dia adalah malaikat pelindung Bree.

Pasti kamu akan mengira kalau ini akan jadi kisah cinta lintas semesta, antara manusia fana dan malaikat. Ya, benar. Tetapi, sama sekali nggak sesederhana itu. Ada banyak hal dalam hidup Bree, kakeknya, sekolahnya, Zach, Milo, sampai rahasia yang dia sembunyikan yang bikin hubungan antara Anael dan Bree jadi sesuatu yang nggak sederhana.

Bukan berarti ceritanya rumit, karena alur dan plotnya mengalir dengan enak banget. Hana menuturkan cerita ini dengan kalimat-kalimat halus, menyentuh, dan nyaman dibaca. Jadi, kebangun banget suasana melankolis di sepanjag cerita.

Kekuatan lain dari cerita ini adalah latar Italia-nya yang kerasa Italia banget! Nyenengin banget bacanya. Bikin ngerasa seperti ada di sana beneran. Ini jadi salah satu poin plus buat novel ini.

Akan tetapi, satu hal yang paling bikin aku terkesan adalah kejutan di tengah cerita. Itu benar-benar bikin aku berdecak kagum. Dan juga endingnya, yang kukira bakal klise, ternyata aku salah. Malah berakhir seperti yang aku harapkan dan sesuai dengan cerita yang disajikan dari depan sampai belakang.

Ceritanya manis dan menyentuh. Bikin berkaca-kaca. Gimana Hana menjalin cerita antar karakter, membuat karakter-karakter lain kerasa penting, itu yang bikin cerita ini kerasa kuat. Nggak punya kata-kata lain buat kamu, selain baca deh novel ini. Cakep!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s