film

The Andromeda Strain

andromeda_strain_poster

Aku baca novel ini tahun lalu. Salah satu novel paling awal dari penulis fiksi ilmiah favoritku, Michael Crichton. Nggak megah seperti Jurassic Park atau Timeline, tetapi nggak juga njelimet kayak State of Fear. Ini salah satu novel Michael Crichton yang menurutku paling enak dibaca. Meski pas nonton aku nggak terlalu inget ceritanya sih.

Versi film dari novel tersebut dirilis tahun 1971 dan sesuai dengan sumbernya. Disutradarai oleh Robert Wise dan skenarionya ditulis oleh Nelson Gidding. Pada tahun itu, kerasa kalau ada elemen terutama pada desain laboratorium Wildfire yang terinspirasi dari 2001: A Space Odyssey. Cerah dan menggunakan material non logam. Cukup sesuai dan enak dilihat sih, meski The Andromeda Strain nggak berlatar di masa depan.

Aku sudah menyebut tentang Wildfire di atas. Nama dari sebuah proyek pemerintah AS, yang salah satu programnya berupa proyek Scoop. Nah, satelit Scoop ini jatuh di sebuah desa kecil dan tak disangka-sangka seluruh warga desa itu meninggal dengan kondisi misterius.

Empat orang ahli, Dr. Jeremy Stone, Dr. Charles Dutton, Dr. Mark Hall, dan Dr. Ruth Leavitt, didatangkan ke komplek Wildfire untuk meneliti apa yang sebenarnya terdapat di satelit tersebut dan menyebabkan darah penduduk di desa kecil tadi menggumpal jadi debu. Mereka menemukan koloni makhluk hidup, bersel satu, lebih besar dari virus berada di satelit tersebut. Pertanyaannya, dari mana dan apa makhluk itu?

Perlahan-lahan, satu demi satu pertanyaan pun terkuak. Sedikit demi sedikit. Ada twist di bagian akhir. Kamu nggak akan mengharapkan yang terburuk terjadi ketika nonton ini. Namun, Michael Crichton hampir selalu ngasih ending yang realistis dan kalau dipikir-pikir ngasih napas cuma pas itu juga. Akan tetapi, kalau dipikirin lagi pasti bikin mulai muncul pertanyaan ini dan itu.

The Andromeda Strain ini kerasa banget rasa klasiknya. Nggak jadul, tapi klasik. Terutama ngeliat latar dan teknologinya. Keren, meski udah ketinggalan tiga dekade. Cuma yang bikin aku terkesan, ya… non-CGI-nya itu lho, bikin senang banget ngeliatnya. Tangan-tangan robot, teknologi ruang isolasi, sampai adegan tikus dan kera rhesus yang pingsan, itu keren!

Memang sih alurnya lurus banget dan buat yang nggak suka fiksi ilmiah bisa jadi kurang menarik. Tetapi, storytelling-nya rapi. Karakter-karakternya pun punya kekhasan tersendiri, nggak datar. Selain itu humor-humornya juga lucu sih, meski nggak selucu di Westworld. Haha.

Film ini punya premis yang menarik. Adaptasi yang sesuai dengan bukunya. Sisi-sisi sainsnya yang juga cukup akurat (sesuai masa tersebut). Jadi, kalau suka fiksi ilmiah jelas banget harus nonton!😀

AndromedaStrain1 AndromedaStrain2 andromedastrain3

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s