buku

Un Lun Dun

un lun dun

Sehabis Harry Potter, aku belum pernah nemu novel fantasi YA yang bikin aku benar-benar antusias dan bersemangat. Memang sih, aku nggak terlalu banyak baca YA, kecuali yang populer-populer *uhuk*. Tahun ini memang punya target untuk baca salah satu karya China Meiville, eh nggak sengaja nemu versi terjemahan Un Lun Dun. Padahal ngarepnya nemu versi seken Perdido Street atau Embassytown. Mungkin udah jodoh, pas baca Un Lun Dun langsung jatuh kesengsem!

Cara paling sederhana bagiku untuk ngerangkum cakepnya Un Lun Dun ini adalah paduan dari misteriusnya sisi lain London ala Neverwhere-nya Neil Gaiman, semangat pantang menyerah Chihiro di Spirited Away-nya Ghibli, dan horor dari makhluk-makhluk aneh ala Pan’s Labyrinth. Kalau kamu suka tiga judul itu, aku ngerekomendasiin banget novel ini.

Kalau cuma baca blurb back cover-nya sih… paling komentar yang keluar adalah ‘the chosen one’ lagi. Soalnya tema itu kan jadi populer banget sejak Harry Potter. Aku sempat mencibir gitu di awal, tapi ketika baca: ‘wow… wow banget‘.

Un Lun Dun alias UnLondon adalah sisi lain London. Jadi, gini, kalau ada barang nggak terpakai di London, dia akan merembes ke UnLondon. Gara-gara memutar sebuah kenop misterius, Zanna dan Deeba pun terlempar ke sana. Zanna sang ‘Shwazzy’ alias yang terpilih harus menyelamatkan UnLondon dari perang melawan Smog. Nyatanya, Zanna malah kalah. Lalu, bagaimana nasib UnLondon?

Deeba pun akhirnya mencari cara kembali ke UnLondon setelah Zanna hilang ingatan karena Smog. Dia bisa kembali, meski menyandang status sebagai ‘sang tidak-terpilih’, Deeba tetap maju, meyakinkan semua orang kalau senjata yang dicari-cari ternyata nggak ada. Dia dan beberapa rekan, pokoknya grup yang unik banget, akhirnya pun harus bertualang mencari beberapa hal untuk mengalahkan Smog.

Ini buku yang susah banget berhenti dibaca setelah mulai. Pacing ceritanya yang cepat bikin geregetan. China pun merangkainya dengan apik, pokoknya sibuk dari awal sampai akhir, tapi tetap dikasih kesempatan bernapas.

Berbagai makhluk unik dan seru banyak banget di dalem buku ini. Dari ‘Binja’, tong sampah ninja. Buku yang bisa ngomong. Makhluk yang setiap ngomong, kata-kata yang keluar berubah dari makhluk lucu-lucu. Dan worldbuilding-nya juara banget. Suka banget UnLondon yang dibangun oleh China. Hal-hal paling aneh kerasa masuk akal di sana. Lagi-lagi kepiawaian China bikin deskripsi itu menghidupkan banget UnLondon.

Oh ya, keunikan UnLondon bukan cuma diceritakan China lewat deskripsi, tapi dia pakai permainan kata-kata yang keren! Bravo juga buat terjemahannya yang bisa nangkep spirit UnLondon yang diceritakan China. Bagaimana China mengemas masalah sehari-hari manusia, polusi dan sampah jadi cerita fantasi yang keren bikin aku terkagum-kagum.

Meski kamu nggak pernah menikmati tiga judul buku dan film yang aku sebutin di atas, aku tetap merekomendasikan novel ini. Ceritanya berhasil menangkap rasa penasaran dan semangat remaja banget sih. Memang apa yang dihadapi Deeba mirip distopia, tapi bukan berarti ceritanya harus dituturkan dengan gelap. Un Lun Dun memang mengisahkan tragedi, tapi dari mata Deeba, kita ngerti kalau kesusahan bisa diatasi bersama-sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s