buku

Old Man’s War

20150207_192842

“I did two things on my seventy-fifth birthday. I visited my wife’s grave. Then I joined the army.”

Itu adalah kalimat pembuka dari novel karya John Scalzi ini. Salah satu favoritku karena memang menggigit banget dan langsung ngasih pertanyaan ‘udah tua jadi tentara, serius?’. Tapi, dari judulnya pun udah jelas kalau memang karakter utama di novel ini udah tua, John Perry yang baru aja berulang tahun ke-75.

Dia yang udah mendaftarkan diri ke Colonial Defense Forces langsung mengonfirmasi kalau dia sudah siap berangkat. Dari penuturan John, kita tahu kalau CDF adalah angkatan bersenjata di luar angkasa. Kelompok yang bebas dari ikatan dengan negara-negara di Bumi, tapi tetep tujuannya adalah mempertahankan dan melindungi peradaban manusia.

Alasan John bergabung dengan CDF tentunya karena dia dengar-dengar kalau mereka yang tua ini bakal dikasih tubuh baru, dimudakan lagi. Tapi lagi-lagi, orang-orang di luar CDF pun nggak ada yang kasih penjelasan gimana. Plus, salah satu syarat untuk bergabung jadi prajurit CDF adalah bersedia nggak pulang lagi ke Bumi. Jadi, meski banyak rekrutmen yang terbang ke luar sana, nggak seorang pun kembali dan bisa berbagi cerita.

Gosh, itu baru dari beberapa bab awal aja lho dan udah bikin penasaran apa yang sebenarnya bakal terjadi sama John Perry. Pelan-pelan, sedikit demi sedikit, dengan rapi dan sama sekali nggak terburu-buru, satu persatu pertanyaan pun terjawab. Dari teknologi yang dipakai, sampai di akhir apa yang sebenarnya terjadi ketika spaceship yang mereka tumpangi melakukan skip dari satu tempat dan tempat lain. Pengen banget berbagi itu di sini, tapi nanti kalau kalian baca jadi nggak seru lagi.

Detail dan penjelasan yang dituturkan dengan sabar, terutama karena John bukan ahli fisika, mungkin sama dengan sebagian besar pembaca, bikin aku sendiri bisa menerima dan ngerti dengan cepat. Didukung pula dengan tulisan John Scalzi yang memang enak dibaca, nggak menggebu-gebu, tahu di mana naruh humor, tahu gimana bikin emosi terpancing, tapi tetap tegang dari bab ke bab. Bravo!

Kisah ini bukan sekadar teknologi canggih yang bikin aku berpikir ‘kenapa CDF ini nggak buka pendaftaran dari sekarang?’. Hahaha… karena aku jelas bakal daftar. Juga, muatan emosional antara karakter di dalam kisah ini bikin aku mengharu biru. Di akhir aja sampai berkaca-kaca bacanya. Persahabatan dan cinta. Bikin beberapa kali terdiam dan menarik napas panjang.

Pun karakter John Perry yang digambarkan mewakili manusia banget. Ada satu momen, ketika dia baru aja menyerang ras alien. Bentuknya kecil jadi John dkk. ngelawan mereka bukan pakai senapan canggih, melainkan diinjekkin satu-satu. Ya, serius. Di situ, John mempertanyakan kemanusiawiannya? Dia masih manusia atau sudah jadi pembunuh?

Saat itu, beberapa kawannya berkumpul, mereka ngasih tahu hal-hal yang mereka rindukan di Bumi dan mungkin nggak bisa didapatkan lagi. Rasa rindu dan ingin itu yang bikin mereka masih manusia. Bikin mereka sadar, terlebih dengan umur mereka yang tua, apa pentingnya memperjuangkan peradaban manusia.

Kisah ini meliputi banyak aspek, utamanya memang hal-hal yang aku sebutkan di atas. Akan tetapi, di dalamnya, atensi pada detail kecil kayak ketika John ngelihat sekelompok muslim melaksanakan shalat di atas spaceship, juga pengakuan pada kaum gay dan queer, bikin cerita ini sungguh kaya, plus ngasih tahu betapa besar cakupan ceritanya.

Banyak novel fiksi ilmiah yang bagus dan aku juga sudah membaca di antaranya. Novel ini bakal jadi jawaban kedua aku ketika ada orang yang minta rekomendasi novel scifi, karena yang pertama udah ditempati oleh ‘I, robot‘-nya Isaac Asimov. Bahkan kalau kamu nggak suka scifi pun, novel Old Man’s War ini sangat layak dinikmati. Dan, kabarnya bakal segera diangkat jadi serial televisi oleh Syfy! Ihiy!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s