buku / film

The Science of Interstellar

the soi - tia

Akhir pekan lalu, Kip Thorne dan tim Interstellar merilis jurnal ilmiah tentang blackhole dan gravitational lensing. Aku ikut baca sih (dan ikut bangga!) meski setengah ngerti, setengah nggak, dan yang aku benar-benar tangkep cuma nama Christopher Nolan dan IMAX aja. Haha. Kemudian, aku jadi keingetan kalau belum sempat ngereview The Science of Interstellar. Cukup lama juga bacanya, padahal punya bukunya sejak November tahun lalu.

Akan tetapi, jangan terkecoh dengan durasi membacaku yang lama. Sepanjang itu karena aku baca novel-novel lain di antaranya. Meski juga alasan lainnya adalah beberapa bagian nggak cukup dibaca sekali untuk mengerti. Kalau buat yang punya dasar fisika kayaknya sih bakal ringan karena memang Prof. Kip ngejelasinnya dengan asik banget. Jadi ngekhayalin gimana rasanya kalau diajar beliau pas kuliah.

Buku ini mencakup berbagai topik sains yang dicakup oleh Interstellar. Di filmnya memang kelihatan biasa aja dan sederhana, bahkan terlalu tersirat. Namun, pas baca buku ini baru ngerasa betapa kayanya muatan sains di dalam film tersebut, bahkan di bab terakhir Prof. Kip ngomong hal yang sama.

Prof. Kip Thorne dan Christopher Nolan di set Interstellar

Semua di dalam buku ini ditulis dari sudut pandang Prof. Kip. Di awal buku, beliau cerita tentang Chris yang sudah ngewanti-wanti kalau ada sains yang dia utak-atik dan Prof. Kip nggak sependapat, Prof. Kip nggak perlu membangun argumen untuk ikut-ikutan mempertahankan itu/membela Chris. Pun di buku ini, kayak sistem keplanetan yang ganjil di sekitar Gargantua, yang memang mustahil terjadi, dijelaskan Prof. Kip dari sudut pandang sainsnya. Jadi, penjelasan yang keluar adalah kenapa kemungkinan besar yang menyebabkan ombak raksasa dan awan-awan es. Nah, yang begitu justru memperkaya sih, dan kita jadi tahu juga apa alasan Chris dkk. ngebangun seperti itu.

Prof. Kip menjelaskan dari pondasi sains di Interstellar, kemudian disusul dengan penjelasan mengenai Gargantua dan lingkungan sekitarnya, bencana di Bumi (ini asal usul kenapa mungkin terjadi blight–hawar), wormhole atau lubang cacing, tentunya juga bab spesial tentang extreme physics (yang kebanyakan nggak ketangkep sama penonton awam kayak aku), juga bagian klimaksnya!

the soi - 1

Gambar tangan Chris Nolan ketika ngembangin konsep tesseract!

tesseract

Penjelasan dalam buku ini ditandai Prof. Kip dengan simbol-simbol yang menyatakan kalau itu T (truth), EG (educated guess), dan S (speculation). Jadi, jangan khawatir tersesat ketika membacanya. Di bagian akhir pun, disertai technical notes, rujukan, dan indeks yang lengkap.

Selain soal sains, di dalam buku ini, terutama bagian latar belakang, ada cerita tentang kenapa skenario film ini selesai dalam waktu begitu lama. Sempat masuk development hell, ditinggalin Steven Spielberg, dan pun nggak sebentar untuk akhirnya sampai ke tangan Christopher Nolan!

Beneran deh kalau suka Interstellar dan pengin tahu lebih banyak, buku ini wajib banget dibaca dan dipunyai. Aku lebih sarankan baca ini dibanding menikmati perdebatan di internet yang sempat panas banget. Hehe. Pokoknya asoy deh!

Baca reviewku untuk film Interstellar dan novelisasi Interstellar.

2 thoughts on “The Science of Interstellar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s