art / buku / film

Interstellar: Beyond Time and Space

“Interstellar is about leaping forward in time, leaping forward in human experience, and saying, ‘Where might we go from here?’. It’s presenting the spreading off from our Earth and through the galaxy as an inevitability of human evolution, not as a fanciful science concept. That, for me, is what the whole thing is about–what’s the next step in human evolution? And it must be to leave Earth. It has to be. There’s a whole universe out there to be explored.” – Christopher Nolan

Itu paragraf terkahir dari buku Interstellar: Beyond Time and Space yang ditulis oleh Mark Cotta Vaz. Ketika sampai di sana, aku ngerasa sedih. Buatku Interstellar bukan sekadar film, bukan sekadar petualangan punya Christopher Nolan dan Matthew McConaughey, tapi juga buat aku sendiri. Selama tahun lalu, aku cukup intens ngikutin kabar dan rumor. Sampai akhirnya bisa nonton… sampai akhirnya, semua pun berlalu, jadi kenangan di dalam hati.

IBTaS - tia 7

Meski ngikutin sebagai fans, lihat buku ini jadi senyum-senyum sendiri juga. Foto-foto, sketsa, storyboard, cerita-cerita set, dan digabung dengan keseruan-keseruan pas nunggu rilisnya, bikin ngerasa hangat gitu dalam hati. #eeaaa

Yap, di dalam buku ini memang disuguhkan cerita-cerita di balik proses kreatif dan layar dari Interstellar. Dimulai dari cerita legendaris kolaborasi Jonathan Nolan-Kip Thorne-Lynda Obst-Steven Spielberg. Sampai kemudian ada penundaan karena Jonah menghilang, (ada masalah dengan WGA) bokapnya Jonah dan Chris sakit kanker kemudian meninggal (sekitar tahun 2009) yang bikin Jonah harus bolak-balik London – LA, nerusin nulis script TDKR juga, dan tahun 2010 ketika Interstellar masuk lagi dalam development hell karena ditinggalin Spielberg. Sejak tahun itu, Lynda dan Jonah mengusahakan ke Emma Thomas dan Chris. Baru tahun 2012, setelah The Dark Knight Rises selesai… Chris pun datang sebagai juru selamat (dengan harga yang nggak murah fufufu). Dua cerita terakhir itu aku dapet dari The Science of Interstellar sih, hahaha.

Di dalam buku ini, jelas cerita-ceritanya lebih kaya. Terkait orang-orang dalam tim Chris. Kalau yang suka ngikutin proyeknya Chris tentu udah kenal baik dengan Jonathan Nolan, Emma Thomas, Nathan Crowley, Lee Smith, Paul Franklin, Hans Zimmer, dan lain-lain. Ada wawancara dengan mereka semua, menuturkan macem-macem hal menarik ketika kerja sama Chris.

Bukan hanya penuturan tentang pengalaman kerja mereka sama Chris. Tapi juga cerita-cerita tentang konsep ini dan itu, tentang dust bowl, tentang cari tempat ke berbagai glacier. Haha. Seru deh pokoknya. Salah satunya, kayak aku baru tahu kalau debu di Interstellar itu edible alias bisa dimakan. Dan ketika Chris dkk. pergi ke Islandia untuk survei tempat, tur guide mereka cerita tentang ‘Batman Glacier’ ke Chris dkk. (rupa-rupanya dia nggak tahu muka Chris.) Hahaha.

Chris di set Interstellar di Islandia, tapi pas bukan di glacier. Duh punggungnya, pengin nemplok rasanya. :)) (bukan dari buku)

Chris di set Interstellar di Islandia, tapi pas bukan di glacier. Duh punggungnya, pengin nemplok rasanya. :))
(bukan dari buku)

Sayangnya, halamannya dan foto-fotonya kurang banyak. Kurang gereget kayak The Art and Making of TDK Trilogy. Kalau di TDKT kan ada Chris dalam segala jenis macam gaya, dari jongkok sampai nggantung. Di Interstellar BTaS, aku berharap dapet banyak foto Chris di glacier, tapi nggak… huhuhu. Padahal kan inget quote-nya si Matthew di Empire kalau: “We did an action scene of a glacier, man. That’s where Nolan’s eyes got bluer and his got blonder, up there. It’s like the old Nordic side of him came out, man. He was in his element. He got younger on that mountain.”

Dan buatku sendiri yang memang ngikutin banget gosip-gosip Interstellar dari awal, ngerasa banget kalau isi buku ini nggak terlalu istimewa. Banyak di dalemnya yang udah ada di interview-interview media. Kurang dalem aja gitu. Kurang tergali. Kurang memuaskan lahir dan batin aku, hahaha.

Paling yang harus diperhatikan, kualitas cetakan pertama ini agak kurang bagus. Halamannya agak nempel-nempel gitu, jadi ketika dibuka tintanya agak terkelupas. Kamu akan baca komentar yang sama kalau menelusuri komentar buku ini di Amazon. Jadi ya, jangan ngomel kalau memang terima begitu. Meskipun agak kurang memuaskan, tetap aja buku ini layak dikoleksi dan dipunyai buat fans berat Interstellar.

Beberapa halaman dari buku tersebut (maaf kalau fotonya kurang bagus, kamera seadanya, :D)

IBTaS - tia 1

kover dalam Interstellar: Beyond Time and Space

IBTaS - tia 5

salah satu foto chris favoritku! (sebelah kiri)

IBTaS - tia 6 IBTaS - tia 4 IBTaS - tia 3 IBTaS - tia 2

NB:

Kalau isi buku tersebut kurang memuaskan kamu atau belum kepingin beli, banyak interview lain yang tidak kalau asik untuk dibaca. Iya, ada masa ketika aku kebanyakan baca artikel tentang Interstellar.

Wired Nolan - tia

Paling menarik tentang WIRED yang dieditori Christopher Nolan (bulan Desember), ini wajib koleksi sih. Desain dan layoutnya juara banget. Kontennya juga bagus. Sayang kebanyakan iklan aja. Artikel-artikelnya bisa dibaca online juga di web WIRED, salah satunya Q & A bareng Chris Nolan dan Prof. Kip Thorne (wajib baca, layout-nya juga keren!)

Lainnya yang kuingat dari Empire versi Interstellar (Nov 2014), ini artikel lengkap pertama tentang itu. Favorit aku lainnya dari majalah SFX edisi November. Ini aku suka banget karena ngambil ceritanya dari sudut pandang Emma Thomas (produser/istri Chris Nolan) dan Jonathan Nolan. Di artikel ini ada cerita tentang Chris yang takut sama laut (yes, serius).

Selain itu, banyak sih lainnya. Jarang dapet interview berdua, Chris dan Jonah di majalah screenwriting (buahaha sorry aku lupa taruh di mana tautannya). Profil Chris di New York Times yang aduhai aku suka banget bacanya, tapi beneran sempatkan untuk baca. Interview 45 menit Chris Nolan di The Treatment. Cerita tim Interstellar di The Wrap untuk OscarChristopher Nolan mendiskusikan adegan dari Interstellar untuk NYT.

nolan001

REVIEW INTERSTELLAR

REVIEW NOVELISASI INTERSTELLAR

REVIEW THE SCIENCE OF INTERSTELLAR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s