film

Ex Machina

Sonoya Mizuno and Oscar Isaac in a scene from the motion picture "Ex Machina." CREDIT: Daniel landin,  A24 [Via MerlinFTP Drop]

Sonoya Mizuno and Oscar Isaac in a scene from the motion picture “Ex Machina.” CREDIT: Daniel landin, A24

Sudah lihat adegan dance paling keren tahun ini?! Bukan! Bukan di film tentang dance. Justru adegan dance paling kece tahun ini ada di fil Ex Machina! Haha.

Di tengah-tengah film Ex Machina, tiba-tiba aja Nathan (Oscar Isaac) nyelonong masuk ketika Caleb (Domhall Gleeson) lagi bertanya sesuatu kepada Kyoko (Sonoya Mizuno). Melihat apa yang dilakukan Caleb dan Kyoko, kemudian Nathan nyuruh Caleb untuk dansa sama Kyoko, karena Caleb nggak mau akhirnya Nathan dan Kyoko pun dance berdua! Adegan yang nggak lebih dari dua menit itu bikin segar banget di tengah tegang cerita Ex Machina.

Dan jelas bikin kesengsem abis sama Oscar Isaac dan pengin ikutan joget! (sampai berminggu-minggu aja aku masih kebayang-bayang adegannya). Alex Garland harusnya merilis selagu penuh joget Nathan dan Kyoko.

Adegan tersebut terjadi di rumah Nathan yang sangat terpencil tapi juga canggih. Nathan adalah founder mesin pencari, BlueBook, dan sedang mengundang Caleb, pegawainya, yang menang kompetisi coding gitu untuk datang ke rumahnya (yang keren banget). Yang Caleb kira hanya undangan seru-seruan, ternyata adalah tawaran untuk melakukan tes Turing pada A.I. yang dibangun oleh Nathan. Selama seminggu, Caleb dipertemukan dengan Ava, A.I. milik Nathan. Selama seminggu itu juga, Caleb perlahan-lahan mengetahui lebih banyak tentang situasi di rumah itu, tentang Ava dan Nathan.

ex-machina-poster

Kedengaran seperti cerita cinta manusia – A.I.. Ugh, subplot itu memang ada, tapi minor dan memang bagian dari pengembangan karakter-karakternya. Pokoknya jangan khawatir tentang itu. Mungkin cinta yang ada di sini akan membuat kamu sadar betapa berbedanya A.I. dan manusia.

Banyak yang menobatkan Ex Machina sebagai salah satu film scifi terbaik tahun ini. Ex Machina mengangkat tema yang sedang hot ini bukan sekadar agar dijadikan embel-embel sci-fi aja seperti yang banyak terjadi. Akan tetapi, Ex Machina berhasil menghidupkannya dalam plot, menjadikannya bagian dari pengembangan karakter serta konflik utama ceritanya.

Kalau kamu mengikuti perkembangkan tentang dunia A.I. menyimak obrolan Nathan dan Caleb akan bikin kamu senang. Obrolan mereka natural banget, bahkan ketika ngobrolin hal-hal teknis. Mereka nggak dengan sengaja menerangkan berbagai istilah, tapi langsung dengan action dan membiarkan penonton menangkap sendiri apa yang terjadi. Pokoknya segala dalam film ini yang menurut penonton di luar kebiasaan, bagi mereka berdua (Nathan dan Caleb) adalah hal yang normal. Suka banget dialog-dialognya.

Hubungan Caleb dan Nathan juga jadi bagian paling menarik di sini. Cowok banget. Selain mereka, hubungan karakter lain yang ada dalam film ini adalah Caleb dan Ava, si A.I.. Ini juga menarik. Bagaimana si A.I. bisa mendapatkan kepercayaan Caleb. Selain ketiga karakter tersebut, karakter lain yang banyak muncul adalah Kyoko, gadis yang nggak bisa bicara bahasa Inggris dan misterius.

ex machinaaa

Film ini beralur lambat, tapi itu sebanding dengan twist dan ending-nya. Endingnya sendiri, mungkin banyak di antara kalian yang bisa menebak apa yang akan terjadi, termasuk aku. Meski begitu, endingnya sendiri cukup memuaskan bagi aku. Seperti horor lain yang bergulir. Tragedi tidak berhenti ketika itu terjadi, masih ada hal-hal lain yang terjadi setelah itu. Jika kamu benar-benar menyukai topik A.I., film ini ditulis untuk kamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s