anime

Angel Beats

Angel_Beats!_DVD_Complete_Collection_coverAku punya hubungan putus-nyambung dengan anime. Kadang tertarik dengan idenya yang bagus, tapi nggak cocok dengan universe atau karakternya (seperti Steins Gate, setelah tujuh episode aku nggak tahan sama sekali). Angel Beats ini disebut-sebut sebagai salah satu anime paling sedih. Ya, kira-kira yang suka dengan Anohana akan menikmati Angel Beats. Mencoba satu episode dan… gimana bisa sedih dengan karakter cewek yang garang dan cowok yang clumsy gini?

Tentu saja aku salah. Sebab sudah jelas ‘label anime sedih’ nggak dikasih oleh satu dua orang, tapi banyak. Untungnya, Angel Beats hanya 13 episode, jadi aku pikir–oke bisa dilahap dalam sehari. Kalau pun nggak terlalu memuaskan, nggak akan kehilangan waktu banyak. Dan aku teruskan, dengan satu dua airmata menetes di pipi.

Memang sedih!

Cerita dimulai dari Otonashi-kun yang tiba-tiba ada di sebuah tempat, di tengah perang kecil, dan seorang gadis berambut perak bilang kalau dia sudah mati. Yooo, ternyata dia ada di sebuah sekolah yang memang tempat berkumpulnya remaja-remaja yang mati muda. Otonashi bertemu Yuri dan kawanannya yang berusaha melawan malaikat (tenshi) agar tidak ‘dipaksa’ untuk reinkarnasi atau menjalani kehidupan lain.

Perlawanan yang dipimpin Yuri memang nggak main-main. Pakai segala macam senjata, sampai meretas komputer si Tenshi. Upaya-upaya mereka ini cenderung absurd, juga seringkali nggak terjelaskan oleh akal sehat. Tapi apa yang kemudian bikin aku bertahan nonton hingga selesai? Cerita-cerita Yuri dkk. ketika masih hidup, harapan yang belum terwujud, dan bagaimana mereka mati.

Bagian-bagian itulah yang mengobrak-abrik hati. Bikin sedih. Walau buatku Anohana lebih bikin berlinang airmata, karena semua pernah punya penyesalan masa kecil, tapi nggak semua orang pernah mati. Namun, cerita-cerita di Angel Beats ini bakal menyentuh banget kalau sudah pernah kehilangan orang.

Tiga belas episode untuk cerita dengan karakter yang banyak memang bisa disebut durasi yang pendek. Meski ketiga karakter utamanya, Otonashi, Yuri, dan Tenshi dapat porsi banyak untuk cerita masa lalu mereka, aku bisa nyambung dengan itu, tapi aku tetap nggak bisa nyambung dengan setting ceritanya. Ditambah dengan konfliknya yang ternyata… eh gitu?! Sampai akhir pun aku nggak hafal semua karakternya. Hahaha. Tapi secara keseluruhan anime ini cukup menyenangkan ditonton sih, terutama yang pengin nguras airmata.Angel_Beats!_characters

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s