film

Interstellar (non-spoiler)

image

Rasanya baru kemarin ketika aku jejeritan karena sutradara favoritku, Christopher Nolan, mau bikin film tentang wormhole. Hampir dua tahun kemudian, tepatnya November 2014, film tersebut Interstellar dirilis. Sobatku berbaik hati mintain tiket press screening, jadi aku bisa nonton duluan sebelum tanggal rilis di Indonesia, yaitu 6 November.

Aku akan tulis pengalamanku nonton Interstellar di IMAX dan aku akan berusaha nggak pakai spoiler, ya minorlah. Nanti untuk yang versi spoiler dan curhat dan fangirling akan ada post tersendiri.
Interstellar yang bercerita tentang masa depan yang tidak makin baik untuk manusia, termasuk kemunduran teknologi dan kerusakan ekologis, membuat sekelompok peneliti memutuskan untuk menelusuri wormhole yang terbuka ke galaksi lain dalam rangka mencari tempat tinggal baru bagi manusia. Termasuk di antaranya adalah Cooper, seorang duda dan petani jagung yang punya dua anak, Murph dan Tom.

Hubungan Cooper dan Murph adalah fundamen dari kisah Interstellar. Diceritakan begitu kuat, menyeluruh, menyentuh, dan kadang agak terlalu melodramatis. Mungkin yap, bagi Chris Nolan, ini adalah sesuatu yang dia tulis untuk anak-anaknya. Bahwa dia, yang seorang ayah, akan melakukan hal yang sama seperti Cooper dan betapa berharganya anak-anak di mata orang tua benar-benar digambarkan dalam kisah ini.

Keindahan hubungan antara ayah dan anak itu, tak terlepas dari petualangan dan perjalanan super dramatis Cooper dari Bumi dan menuju ke sisi lain wormhole. Ada beberapa spaceporn yang bikin seluruh penonton di studio langsung diam seribu bahasa. Aku terpukau di kursi, sedikit menganga, dan mengumpat: damn, itu cantik banget!

Aku menyarankan kecantikan dan kerupawanan luar angkasa sana, dari Saturnus yang begitu misterius, lubang cacing yang kalau Carl Sagan lihat beliau akan berbangga dan teringat Ellie Arroway (they should send a poet!), hingga lubang hitam Gargantua yang bukan cuma indah tapi juga benar secara ilmiah, dinikmati di layar terbesar yang bisa kamu jangkau. Rekomendasinya tentu IMAX, kalau nggak ada bikin layar tancep aja. Karena memang ada beberapa adegan yang detailnya dapet banget hanya di layar besar.

Kisah ini cukup kompleks. Dialognya cukup mudah dimengerti, kayaknya memang disederhanakan banget. Tapi beberapa akan lebih mudah nggak ketangkep saat kamu nggak mengerti dasarnya. Ada baiknya kamu baca dulu tentang sainsnya kalau nggak mau keluar antara bingung pengin muji atau ngumpat Chris Nolan. Dia memang genius dan penyihir. Cari yang spoiler free, salah satunya dari new scentist. Ini juga penting kalau kamu ngajak adik atau anak. Plis plis plis baca dulu agar kamu bisa jawab pertanyaan mereka.

Sepanjang cerita penuh drama, tragedi, dan cinta. Semuanya manusiawi banget. Ada adegan-adegan yang menyentuh dan bikin menitikkan air mata. Ada adegan yang bikin kaget dan kaget banget. Ada adegan yang bikin kamu pengin salim dan cium tangan Christopher Nolan.

Aku sendiri merasakan semua itu. Antusias dan penasaran. Jejak 2001: ASO terasa banget, sampai Contact dan Rendezvous of Rama. Mungkin, lain kali Nolan harus ngadaptasi buku tersebut. Yang jadi masalah adalah sound yang terlalu keras dan nutupin dialog. Serta ada satu hal yang bikin aku nggak nyaman di antara semua keindahan sains yang bahkan coba dibuat sains banget oleh Nolan.

Interstellar sangat berbeda dari film Nolan yang sudah-sudah. Lebih melodramatis. Lebih banyak cinta dan air mata. Nontonlah, terlebih kalau kamu menyukai sains dan luar angkasa. Oh ya, ada baiknya sebelum nonton pipis dan makan dulu, karena durasi film ini 169 menit, pikirkan hati dan otakmu, kak.

Bravo, Christopher Nolan. Thank you for making this movie! *masih pengin nangis lihat luar angkasanya yang indah banget*

REVIEW INTERSTELLAR (SPOILER).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s